Breaking News:

Setiap Akhir Pekan Area Keliling Obyek Wisata Rawa Jombor Klaten bakal Diberlakukan Jalan Satu Arah

Guna mengurai kemacetan di area obyek wisata Rawa Jombor setiap sabtu dan minggu, Pemerintah Kabupaten Klaten bakal memberlakukan rekayasa lalulintas

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Almurfi Syofyan
Penampakan perahu wisata di obyek wisata Rawa Jombor, Klaten, Minggu (16/5/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Guna mengurai kemacetan di area obyek wisata Rawa Jombor setiap sabtu dan minggu, Pemerintah Kabupaten Klaten bakal memberlakukan rekayasa lalulintas satu arah di area rawa tersebut.

Hal itu dinilai efektif untuk mengurai kerumunan dan kemacetan yang sering kali terjadi di area destinasi wisata tersebut.

Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten, Ronny Roekmito mengatakan jika pemberlakuan rekayasa lalu lintas jalan satu arah di Rawa Jombor itu telah dicoba pada libur lebaran pekan lalu dan dinilai efektif.

Baca juga: Berkas Penyidikan Kasus Paket Sate Beracun Belum Dikirim ke Kejaksaan, Ini Alasan Kepolisian

"Untuk mengurai kerumunan Rawa Jombor, dilakukan rekayasa lalulintas di sekeliling Rawa Jombor dibuat searah dengan enam titik rawan," ujarnya saat ditemui Tribun Jogja, Selasa (19/5/2021).

Ia melanjutkan, adapun enam titik rawan tersebut bakal ditempatkan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Satpol PP dan Dishub untuk menjaga pintu-pintu masuk ke kawasan Rawa Jombor tersebut.

Menurut Ronny, Pemkab Klaten bersama forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) bakal memberlakukan rekayasa lalulintas satu arah itu pada setiap akhir Sabtu dan Minggu.

"Kemarin itu rekayasa diusulkan pada hari libur dan sabtu minggu," jelasnya.

Kemudian, disinggung terkait keamanan penumpang perahu wisata di Rawa Jombor, Ronny menegaskan jika pihaknya telah mengumpulkan 46 pengelola dan paguyuban perahu wisata itu.

Dalam pertemuan tersebut, juga telah ditekankan kepada pengelola agar selalu mematuhi keamanan saat membawa penumpang.

"Keamanan itu seperti adanya baju pelampung, ban dan tiga operator yang ada di masing-masing perahu wajib punya kemampuan berenang dan menyelam," jelasnya.

Baca juga: Lebih Dari 20 Ribu Pelanggan Manfaatkan Promo Tambah Daya PLN, Promo Berlaku Hingga 31 Mei 2021

Terakhir, dipaparkan Ronny, kedepan perahu wisata di Rawa Jombor juga bakal diberitanda nomor lambung agar bisa terpantau lebih jelas.

"Harua diberi nomor, selama ini kan nggak ada nomor perahu itu, nanti kalau nggak ada nomor nggak boleh beroperasi, dengan adanya nomor kita lebih mudah memantau," tandasnya. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved