Breaking News:

Bima Perkasa Jogja Terancam Tak Diperkuat Isman Thoyib, Louvre Dewa United Tetap Waspada

Bima PerkasaJogja diprediksi tak sekuat fase reguler di babak Playoff Indonesian Basketball League (IBL) 2021.

Dok. IBL
Pebasket senior Bima Perkasa, Isman Thoyib, saat tampil di laga penutup seri 3 lawan Pelita Jaya, Jumat (2/4/2021) lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bima PerkasaJogja diprediksi tak sekuat fase reguler di babak Playoff Indonesian Basketball League (IBL) 2021.

Mereka disinyalir tak lagi diperkuat pemain senior, Isman Thoyib ketika membuka babak playoff menghadapi Louvre Dewa United Surabaya 23 Mei 2021 mendatang. 

Masalah wakil Yogyakarta di IBL itu dinilai menguntungkan Louvre yang ingin menuntaskan dendam karena kalah dua kali di fase reguler. 

Baca juga: Staycation Belum Efektif untuk Dongkrak Okupansi Hotel di DI Yogyakarta

Namun, pelatih Louvre, Andika Saputra, membantah prediksi dan sejumlah penilaian itu. 

“Tapi mereka diperkuat Nuke lagi kan. Jadi kondisi Bima Perkasa yang tanpa Thoyib saya kira tidak membuat mereka lemah. Bagi kami mereka tim kuat dan kami tetap waspada,” kata Andika Saputra yang akrab disapa Bedu itu Senin (17/5/2021) siang.

Isman Thoyib jadi kunci dua kemenangan Bima Perkasa atas Louvre di fase reguler. Bersama Galank Gunawan, Isman Thoyib disiplin menjaga area pertahanan.

Ia kerap memenangi duel rebound dari sejumlah pemain Louvre terutama Jamar Johnson, dan kerap menaikkan mental pemain di atas lapangan.

“Masih banyak pemain lain yang berpengalaman. Saya tegaskan mereka masih tim yang kuat,” tambah pelatih asal Banjarmasin Kalimantan Selatan itu.

Kewaspadaan Louvre Bedu buktikan dengan pola latihan keras selama Ramadan kemarin. Manajemen Louvre juga mendukung program Bedu yang melarang pemain mudik untuk memperkecil peluang terpapar Covid-19.

Baca juga: Produsen Bakpia Berharap Ada Lebih Banyak Kunjungan Wisatawan Setelah Pelarangan Mudik Usai

“Sehingga mereka nanti sehat semua saat masuk gelembung di Jakarta. Para pemain senang dengan program ini, tidak ada yang cedera saat latihan, dan mental mereka juga membaik. Kami makin siap lawan Bima,” pungkas Bedu.

Sementara itu kabar baik datang dari kapten tim Bima Perkasa, Azzaryan Pradhitya. Cedera bahunya sudah teratasi sehingga top skor sementara tim itu siap diturunkan lawan Louvre. Nuke Tri Saputra juga memberi kabar baik karena kondisi fisiknya sudah seperti semula. Nuke juga sudah tidak sabar menghadapi Louvre di babak playoff. 

“Selain fisik saya juga sudah siapkan mental karena lama tidak bertanding. Lawan Louvre nanti saya akan kasih semuanya,” tegas Nuke.(tsf)

Penulis: Taufiq Syarifudin
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved