Breaking News:

Minggu Siang ini, Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 1,7 Km

Gunung Merapai teramati meluncurkan awan panas guguran pada pukul 13.04 WIB, Minggu (16/5/2021) siang ini.

Penulis: Yuwantoro Winduajie
Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Setya Krisna Sumargo
Kubah lava Gunung Merapi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gunung Merapai teramati meluncurkan awan panas guguran pada pukul 13.04 WIB, Minggu (16/5/2021).

Berdasarkan hasil amatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, fenomena alam tersebut tercatat di seismogram dengan amplitudo 32 mm dan durasi 110 detik

"Saat itu cuaca berkabut, estimasi jarak luncur 1.700 m ke arah barat daya," jelasnya.

Sebelumnya, sepanjang periode pengamatan pukul 06.00-12.00 WIB, terekam aktivitas vulkanik berupa gempa guguran sebanyak 27 kali, gempa hembusan empat kali, dan gempa fase banyak dua kali.

Adapun gasil amatan meteorologi menunjukkan cuaca berawan dan mendung di sekitar Merapi.

Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah utara dan timur.

"Suhu udara 21-28 °C, kelembaban udara 71-79 %, dan tekanan udara 626.6-708 mmHg," tandas Hanik.

Menimbang hasil pengamatan itu, status Gunung Merapi masih berada di Level III atau Siaga.

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km. 

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

"Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved