Breaking News:

GUNUNG MERAPI Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 1,8 Km Tadi Malam

Fenomena alam tersebut tercatat di seismogram dengan amplitudo 56 mm dan durasi 83 detik.

TRIBUN JOGJA/BPPTKG YOGYAKARTA
AWAN PANAS - Fenomena awan panas guguran Merapi yang terjadi malam tadi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gunung Merapi meluncurkan awan panas guguran pada Sabtu (15/5/2021) malam, tepatnya pada pukul 01.55 WIB.

Fenomena alam tersebut tercatat di seismogram dengan amplitudo 56 mm dan durasi 83 detik.

"Jarak luncur 1.800 m ke arah barat daya," terang Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Hanik Humaida.

Selain itu, sepanjang enam jam periode pengamatan yakni pada pukul 00.00-06.00 WIB, gunung setinggi 2968 mdpl ini teramati mengeluarkan lima kali guguran lava pijar.

Jarak luncur maksimal yang tercatat adalah sejauh 1.200 meter. Seluruhnya mengarah ke barat daya.

Adapun hasil amatan visual menunjukkan tubuh gunung jelas meski kabut 0-I, hingga kabut 0-III menyelimuti Merapi.

Asap kawah teramati berwarna putih juga terpantau dengan intensitas tebal. Menjulang dengan tinggi 200 meter di atas puncak kawah.

Terkait amatan meteorologi, cuaca cerah dan berawan menyelimuti kawasan Gunung Merapi.

Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah utara.

"Suhu udara 14-20 °C, kelembaban udara 70-71 %, dan tekanan udara 835-916 mmHg," katanya.

Lebih jauh, aktivitas kegempaan yang tercatat seismogram meliputi gempa guguran 39 kali dan gempa hybrid atau fase banyak dua kali.

Hanik menjelaskan, potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

"Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali," tuturnya. (tro)

Penulis: Yuwantoro Winduajie
Editor: Joko Widiyarso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved