Breaking News:

Lebaran 2021

17 Pengendara Jalani Rapid Test Acak di Tugu Ireng Magelang

Sebanyak lima petugas disiapkan untuk memberikan fasilitas rapid test bekerja sama dengan Public Safety Magelang.

Tribun Jogja/Nanda Sagita Ginting
Seorang pengendara menjalani tes rapid acak oleh petugas kesehatan di Tugu Ireng, Salam, Magelang Jumat (14/05/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Petugas Laboratorium Kesehatan, Kabupaten Magelang melakukan rapid tes acak kepada 17 pengendara dengan pelat luar wilayah Magelang di pos penyekatan pemudik, Tugu Ireng, Salam, Kabupaten Magelang, Jumat (14/05/2021).

Sebanyak lima petugas disiapkan untuk memberikan fasilitas rapid test bekerja sama dengan Public Safety Magelang.

Petugas Laboratorium Kesehatan Kabupaten Magelang, Ratna Ningsih menuturkan, dari 17 pengendara yang diperiksa hasilnya semua negatif.

"Kamis sediakan sebanyak 100 rapid test untuk hari ini, kebetulan yang terjaring ada 17 pengendara. Dan, hasilnya semua negatif," jelasnya Jumat (14/5/2021)

Ia menambahkan, tes tersebut dilakukan secara gratis sehingga pengendara tidak perlu mengeluarkan biaya.

Petugas pemantauan mudik di Tugu Ireng sedang melakukan pemeriksaan pada salah satu kendaraan yang terjaring operasi, pada  Rabu (12/05/2021)
Petugas pemantauan mudik di Tugu Ireng sedang melakukan pemeriksaan pada salah satu kendaraan yang terjaring operasi, pada Rabu (12/05/2021) (TRIBUNJOGJA/ Nanda Sagita Ginting)

Pengendara hanya perlu menunjukkan kelengkapan dokumen perjalanan dan kartu identitas diri.

"Ini (rapid test) gratis tidak dipungut biaya. Pengendara hanya perlu menunjukkan surat-surat keterangan termasuk identitas diri untuk dilakukan pendataan," ujarnya.

Untuk hasil rapid test, lanjut Ratna, pengendara harus menunggu sekitar 15 menit.

Setelah hasilnya keluar, para pengendara akan diberikan berupa surat keterangan bahwa telah menjalani tes Covid-19.

"Sekitar 15 menit untuk mengetahui hasilnya. Nantinya kami juga berikan surat keterangan untuk menunjukkan kalau pengendara telah menjalani rapid test," ujarnya.

Sementara itu selama pemeriksaan, pihaknya tidak menemui kendala dalam pelaksanaannya.

Karena, rata-rata para pengendara sudah pernah melakukan rapid test sebelumnya.

"Kalau kendala tidak ada, semuanya tadi sudah terbiasa dengan rapid test. Jadi , tidak ada yang kesulitan," pungkasnya. (ndg)

Penulis: Nanda Sagita Ginting
Editor: Joko Widiyarso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved