Bisnis
Disdag Kota Yogya Sebut Pasar Beringharjo Barat Paling Sepi Pembeli
Pasar Beringharjo barat sepi karena merupakan pasar wisata. Artinya pasar akan menjadi ramai pembeli jika banyak kunjungan dari wisatawan.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta menyebut Pasar Beringharjo barat adalah pasar yang paling sepi selama bulan Ramadan.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Yunianto Dwi Sutono.
Ia mengatakan Pasar Beringharjo barat sepi karena merupakan pasar wisata.
Artinya pasar akan menjadi ramai pembeli jika banyak kunjungan dari wisatawan.
"Kalau pasar tradisional masih lumayan ramai, karena kan menjual barang yang dibutuhkan masyarakat sekitar. Seperti Pasar Kotagede, Demangan, Sentul itu ramai oleh masyarakat sekitar. Kalau Beringharjo barat kan ramai karena wisatawan," katanya, Rabu (12/05/2021).
Baca juga: H-1 Idulfitri, Los Batik Pasar Beringharjo Sepi Pembeli
Ia menyebut Beringharjo barat sepi sejak awal bulan puasa. Bahkan hingga H-1 Idulfitri masih sepi pengunjung.
"Artinya kan warga Yogyakarta juga tidak banyak yang membeli di sini. Memang sepi sekali, kasihan pedagang juga, tidak ada peningkatan penjualan,"sambungnya.
Salah satu pedagang, Sundari (29) mengaku penjualannya menurun, bahkan hingga 80 persen.
Ia menyebut kiosnya sepi sejak awal puasa lalu, hal itu karena sedikitnya pengunjung yang datang.
Adanya larangan mudik pun berpengaruh pada sedikitnya pengunjung pasar.
"Sebelum puasa kemarin malah lumayan, tetapi awal puasa kemarin jadi sepi. Ada larangan mudik juga, jadi lebih sedikit yang datang. Apalagi kalau batik ini kan peminatnya luar Yogya, biasanya untuk oleh-oleh,"ujarnya. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/disdag-kota-yogya-sebut-pasar-beringharjo-barat-paling-sepi-pembeli.jpg)