Breaking News:

Kota Yogyakarta

Pemeriksaan Acak Surat Bebas COVID-19 Kembali Diterapkan di Kota Yogyakarta Selama Libur Lebaran

Pemkot Yogyakarta dipastikan bakal menerapkan kembali pemeriksaan surat kesehatan secara acak di objek-objek wisata, pada masa  lebaran nanti.

Penulis: Azka Ramadhan
Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi Satpol PP Kota Yogyakarta.
Jajaran Satpol PP Kota Yogyakarta saat melakukan pemeriksaan acak surat keterangan sehat di objek wisata, pada Kamis (11/3/2021) silam. 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta dipastikan bakal menerapkan kembali pemeriksaan surat kesehatan secara acak di objek-objek wisata, pada masa  lebaran nanti.

Sehingga, potensi, serta risiko penularan COVID-19 di destinasi bisa dimimalisir.

Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta, Agus Winarno berujar, skema tersebut, sejatinya sudah rutin diterapkannya pada momentum libur panjang terdahulu.

Dengan begitu, para pelancong yang hendak berwisata harus melengkapi diri dengan surat keterangan bebas corona.

Baca juga: Meski Mudik Lokal Tak Dilarang, Pemkot Yogyakarta Minta Warganya Batasi Mobilitas

"Seperti yang sudah kita lakukan selama ini, yang tak bisa menunjukkan surat keterangan sehat, ya kita suruh keluar. Test dulu di luar, entah antigen, atau sekarang sudah ada genose," terangnya, Selasa (11/5/2021).

"Pemeriksaan kita lakukan di parkiran, ya, sebelum para wisatawan itu masuk ke destinasi. Sehingga, mereka yang masuk sudah terskrining," imbuhnya.

Agus pun mengungkapkan, pihaknya sudah mendorong pengelola destinasi wisata di Kota Yogyakarta, agar dapat memfasilitasi pengunjung dengan test genose.

Menurutnya, langkah tersebut cenderung lebih efektif, dibanding harus mengarahkan wisatawan test di luar.

Baca juga: Pemkot Yogyakarta Tidak Izinkan Kegiatan Takbir Keliling

"Kita koordinasikan dengan penyelenggara. Misal, dengan Gembiraloka (Zoo), kita koordinasi dengan manajemen. Kita kan tidak punya fasilitas genose. Jadi, harapannya mereka bisa menyediakan," ujar Kasatpol PP.

Hanya saja, ia menyampaikan, pengetatan di objek wisata baru dilakukan beberapa hari ke depan, setelah hari H Idulfitri.

Bukan tanpa sebab, pihaknya meyakini, kini destinasi wisata masih sepi pengunjung karena masyarakat cenderung fokus persiapan jelang lebaran.

"Nanti setelah lebaran, kan ada hari libur, destinasi wisata pasti ramai. Kalau sekarang orang-orang masih persiapan lebaran. Pusat perbelanjaan, takbir keliling dan salat ied, kita prioritaskan dulu," katanya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved