Warga Gunungkidul Terpantau Mulai Ramai Berbelanja Kebutuhan Lebaran di Pasar Tradisional

IdulFitri 1442 Hijriah tinggal sepekan lagi. Masyarakat Gunungkidul pun mulai ramai berbelanja kebutuhan Lebaran, mulai dari kebutuhan pangan hingga

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Alexander Ermando
Suasana di Pasar Argosari Wonosari, Gunungkidul pada Selasa (04/05/2021). Warga mulai ramai berbelanja kebutuhan Lebaran. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - IdulFitri 1442 Hijriah tinggal sepekan lagi. Masyarakat Gunungkidul pun mulai ramai berbelanja kebutuhan Lebaran, mulai dari kebutuhan pangan hingga sandang.

Seperti pantauan Tribun Jogja di lantai dasar Pasar Argosari Wonosari pada Selasa (04/05/2021) siang ini.

Warga tampak memadati area penjualan pakaian dan segala pernak-perniknya.

Baca juga: Disdukcapil Kulon Progo Permudah Transgender Mengurus Dokumen Kependudukan

Titik (53), pedagang pakaian di situ mengatakan sudah beberapa hari terakhir ini ada banyak pembeli berdatangan.

Menurutnya, kondisi sekarang begitu kontras dengan Lebaran tahun sebelumnya.

"Dibanding (Lebaran) tahun lalu jelas jauh berbeda, ramai yang sekarang," kata warga Ringinsari, Wonosari ini.

Titik pun bersyukur karena pembeli mulai banyak berdatangan.

Menurutnya, hal itu menandakan kondisi perekonomian masyarakat mulai berangsur pulih dari dampak pandemi COVID-19.

Sementara Titut (53) pedagang sepatu di area yang sama menyebut ada peningkatan hampir 60 persen dibanding Lebaran tahun lalu.

Ia bahkan menyebut di tahun sebelumnya nyaris tak ada pembeli yang datang.

"Tentu saya senang jadi ramai lagi, ini artinya ada peningkatan," katanya.

Menurut Titut, situasi perdagangan belumlah kembali normal sepenuhnya. Namun ia tetap berharap kondisi ini tetap bertahan bahkan hingga usai Lebaran nanti.

Terpisah, Kepala Administrasi Pasar Kapanewon Wonosari Sularno mengatakan peningkatan pengunjung sudah terasa sejak Sabtu (01/05/2021) lalu.

"Ada peningkatan sekitar 50 persen dibanding hari biasa," katanya.

Baca juga: Total Ada 4 Exit Tol dan 2 Rest Area Jalan Tol Yogyakarta-Solo di Klaten, Ini Lokasinya

Lantaran masih dalam suasana pandemi, Sularno mengatakan pihaknya tetap berupaya agar kepadatan pengunjung tak terjadi dalam area pasar. Salah satunya dengan pemantauan secara rutin.

Menurutnya, petugas akan berkeliling untuk memastikan warga tidak bertumpuk di satu titik. Pemantauan juga dilakukan lewat 9 titik kamera pengintai (CCTV) yang sudah terpasang.

"Lewat pengeras suara juga kami sampaikan terus agar pengunjung tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes)," jelas Sularno. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved