Breaking News:

Wisata Yogyakarta

Desa Wisata Kelor di Sleman, Suguhkan Ragam Permainan Tradisional dan Sejarah

Desa Wisata Kelor dikenal juga dengan sebutan "Dewi Kadjar" atau akronim dari Desa Wisata Kampoeng Sedjarah

Tribun Jogja/Ahmad Syarifudin
Desa Wisata Kelor 

Pengelola menambah sejumlah fasilitas, sarana dan prasarana. Termasuk menghadirkan outbound diseputar halaman Joglo.

Mengingat mata pencaharian warga desa mayoritas adalah petani salak maka edukasi tentang salak masuk dalam paket yang ditawarkan.

Selain outbound, pengunjung juga bisa belajar menanam, mencangkok, menyerbuk, menjarang hingga memetik buah salak langsung dari pohon.

Edukasi ini bekerjasama dengan Kelompok Tani Organik Mekarsari

Tak puas sampai di sana, pengelola lalu menyewa tanah kas desa demi pengembangan desa wisata.

Berbekal pendampingan dari Dinas Pariwisata Sleman dan Daerah Istimewa Yogyakarta, di atas tanah kas desa tersebut saat ini sudah di bangun sejumlah wahana edukasi. 

Mulai dari kolam tangkap ikan, kolam titian, flying fox, halang rintang hingga beragam permainan tradisional. "Kita memiliki 30 permainan edukasi tradisional.

Dari kelereng, tarik tambang hingga bakiak semuanya ada," ujar dia. 

Di samping itu, ada juga edukasi membuat telor asin, membuat tempe, membuat teh kelor, bakso goreng kelor, membatik dan membuat jenang salak.

Fasilitas yang ada di desa wisata Kelor terbilang cukup lengkap. Sudah ada kamar mandi ( 27 pintu). Kemudian, pendopo (4 unit) yang masing-masing mampu menampung antara 70 - 100 orang.

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Tribun Jogja
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved