Breaking News:

Pendidikan

Kunjungi Simulasi PTM di SDN Karangsari, Bupati Kulon Progo Imbau Siswa Tetap Jalankan Prokes

Bupati Kulon Progo, Sutedjo mengunjungi simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) di SD N Karangsari pada Rabu (28/4/2021). 

Penulis: Sri Cahyani Putri
Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Bupati Kulon Progo, Sutedjo kunjungi simulasi PTM di SD N Karangsari, Rabu (28/4/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Bupati Kulon Progo, Sutedjo mengunjungi simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) di SD N Karangsari pada Rabu (28/4/2021). 

Dalam kunjungannya, Sutedjo berpesan kepala tiap peserta didik untuk selalu menjaga jarak, mematuhi semua protokol kesehatan (prokes) yang berlaku, menuruti perintah guru dan jangan bergantian masker antar teman. 

"Saya rasa pada simulasi ini sudah berjalan lancar dan pihak sekolah sudah cukup siap untuk melakukan PTM karena dalam pelaksanaannya telah menerapkan prokes secara ketat mulai siswa masuk gerbang sekolah hingga siswa belajar di dalam kelas," katanya, Rabu (28/4/2021). 

Baca juga: 55 SD Negeri dan Swasta di Kulon Progo Jalani Simulasi PTM

Pada simulasi ini diikuti oleh 3 tiga kelas yang terdiri dari kelas 1, 2 dan 3.

Apalagi simulasi PTM yang telah berlangsung selama tiga hari ini dilakukan secara sif dengan memperhatikan batas ketentuan per kelas selama tatap muka tidak boleh lebih dari 18 peserta didik. 

Selain itu, waktu tatap muka dibatasi selama dua jam di sekolah. 

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kulon Progo, Arif Prastowo mengatakan di Kulon Progo sudah ada 55 SD baik negeri dan swasta yang menggelar simulasi PTM sejak 26-29 April 2021.

Simulasi ini bertujuan untuk memastikan kesiapan sekolah Terkait penerapan protokol kesehatan (prokes). 

Baca juga: Uji Coba PTM Lancar, Balai Dikmen Kulon Progo Minta Prokes dan Sarpras di Sekolah Lain Disiapkan

Terutama ketersediaan sarana prasarana (sarpras) prokes maupun prosedur standar pembelajaran yang dibuat oleh sekolah. 

Termasuk langkah antisipasi yang dilakukan apabila terdapat kekurangan terkait sarpras maupun prosedur operasi standar dalam manajemen risiko ketika ada anak di kelas yang mengalami gangguan kesehatan. 

Sehingga pihaknya berharap sekolah-sekolah yang tidak menjalani simulasi PTM bisa belajar dari hasil evaluasi sekolah yang menjalani simulasi PTM saat ini. 

Sebab, masih ada 283 SD negeri dan swasta di Kulon Progo yang belum menjalani simulasi PTM. (  Tribunjogja.com

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved