Piala Menpora 2021
Kim Jeffrey Kurniawan, Pemain PSS Sleman yang Tak Tergantikan Selama Piala Menpora 2021
Kim Jeffrey Kuniawan adalah pemain PSS Sleman yang berhasil menorehkan catatan apik selama Piala Menpora berlangsung.
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kim Jeffrey Kuniawan adalah pemain PSS Sleman yang berhasil menorehkan catatan apik selama Piala Menpora berlangsung.
Bahkan dari semua laga yang dilakoni PSS, Kim tidak pernah sekalipun absen. Ia kerap dipercaya oleh pelatih Dejan Antonic sebagai starter di lini tengah.
Tercatat, Kim tampil sebanyak 8 kali sebagai 11 pertama dengan waktu bermain selama 720 menit.
Dalam pertandingannya ia berhasil membukukan 300 umpan, 6 umpan kunci, 3 umpan silang, 8 umpan terobosan, 14 umpan kepala, 27 tekel, 30 intersep dan 10 sapuan dengan sangat baik.
Torehan tersebut membuat Kim disebut sebagai PSS Sleman's Player of The Tournament.
Dalam artian sosok Kim adalah pemain yang tak tergantikan, di sisi lain banyak pemain PSS Sleman yang memiliki posisi yang sama seperti Kim.
Baca juga: Doakan 53 Awak KRI Nanggala-402, Masyarakat Gelar Doa Lintas Agama di Mako Lanal Yogyakarta
Semisal, Wahyu Sukarta, Fitra Ridwan, Ocvian Chanigio, Misbakus Solikin, hingga Aaron Evans yang beberapa kali dirotasi menjadi gelandang bertahan.
Kreatifitas Kim lini tengah menjadi poin penting ia bisa disebut sebagai gelandang penting.
Tubuhnya yang kecil namun lincah adalah sebuah senjata baginya untuk mendribel bola dan mengalirkannya dari lini belakang ke lini depan.
Bahkan selain membantu serangan, Kim juga kerap terlihat berada di belakang untuk membantu pertahanan Super Elja.
Ketika transisi dari bertahan ke menyerang, Kim terlihat cepat mengisi posisinya, hingga tak jarang di Piala Menpora 2021, ia juga sering mendapat takel dan dari tim lawan.
“Saya baca statistik itu, tapi tentunya kalau memang benar, saya senang karena terbukti bahwa saya dapat berkontribusi dan membantu tim di Piala Menpora ini,” jelas Kim.
Meski demikian, bagi ayah satu orang anak ini capaian tersebut bukanlah target utamanya. Bagi Kim bermain sepak bola harus selalu terbuka untuk menerima evaluasi dan memasang target yang lebih baik.
Apapagi, target sesungguhnya adalah sukses di kompetisi di Liga 1 yang akan segera tiba.
“Tapi target saya masih jauh lebih tinggi, dengan data-data yang ada pasti nanti akan dievaluasi bersama tim pelatih. Saya secara individu selalu lapar untuk improve lagi karena tentunya performa saya belum mencapai 100%,” tambahnya.
Di balik keberhasilannya ini, ia sempat menemui kesulitan di awal menjalani pertandingan di Piala Menpora, khususnya ketika melakoni fase grup.
Apalagi saat itu Kim dan kolega baru bertemu dan berlatih hanya dalam satu minggu saja.
“Tentunya awal yang tidak gampang karena setelah vakum selama setahun dengan persiapan minim pasti susah untuk mencapai top performanya pada pertandingan-pertandingan pertama,” jelas Kim.
Baca juga: Disdikpora DIY akan Memperluas Pembelajaran Tatap Muka di Empat Sekolah
Namun, setelah menjalani beberapa pertandingan dan memperbaiki performa tim, Kim menilai tim kebanggaan warga Sleman ini mulai menemukan cara bermain yang apik. Hal ini pun berdampak positif terhadap permainan tim di lapangan.
“Saya pikir kami seluruh pemain berhasil mencoba pahami arahan dari tim pelatih dan memang seiring waktu semua pemain semakin percaya diri dan semakim bugar, sehingga permainan juga meningkat terus,” paparnya.
Pada helatan turnamen pramusim, Piala Menpora 2021 kemarin, PSS Sleman berhasil menyabet juara 3 setelah menumbangkan PSM Makassar dengan skor 2-1, di Stadion Manahan Solo Sabtu (24/04/2021) malam. (tsf)