Breaking News:

Gelar Sidak di Pasar Swalayan Kota Yogyakarta, BBPOM DIY Temukan Ikan Asin Mengandung Formalin

Razia potensi bahaya produk obat dan makanan pun kini digencarkan oleh BBPOM DIY mulai 5 April hingga 21 Mei 2021 di lima Kabupaten/Kota di DIY

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA/MIFTAHUL HUDA
Proses uji kandungan bahan makanan dan minuman BBPOM DIY saat sidak di salah satu swalayan yang ada di Kota Yogyakarta, Senin (26/4/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengakui masih banyak produk makanan dan minuman yang dikeluarkan dijual dipasaran oleh produsen meski tidak ada izin edar dari BBPOM.

Kepala BBPOM DIY, Dwi Prawitasari, mengatakan momen bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri kali ini permintaan pasar semakin meningkat.

Sehingga beberapa produsen memanfaatkan momen tersebut untuk mengeluarkan produk-produk makanan dan minuman tanpa izin edar ke pasaran.

Razia potensi bahaya produk obat dan makanan pun kini digencarkan oleh BBPOM DIY mulai 5 April hingga 21 Mei 2021 di lima Kabupaten/Kota yang masuk wilayah DIY.

Hingga saat ini, BBPOM DIY telah menyasar 53 sarana distribusi yakni swalayan dan beberapa pasar.

Dari jumlah tersebut, 37 sarana dinyatakan memenuhi syarat ketentuan, sementara 16 sisanya tidak memenuhi kriteria.

Temuan tempat pendistribusian bahan makanan yang tidak memenuhi kriteria itu tersebar di lima Kabupaten/Kota di DIY.

Rinciannya, satu tempat ditemukan di Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman enam tempat, Kabupaten Bantul enam tempat, Kabupaten Gunungkidul dua tempat, dan Kulon Progo satu tempat.

Di sana BBPOM menemukan beberapa bahan makanan yang tanpa izin edar serta makanan dan minuman yang telah kadaluwarsa.

"Uraiannya itu 36 pak makanan rusak, 153 kadaluwarsa, dan 236 makanan tanpa izin edar," katanya, seusai sidak di salah satu swalayan di Kota Yogyakarta, Senin (26/4/2021)

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved