Breaking News:

Kota Yogyakarta

Layanan Administrasi Kependudukan di Kota Yogya Bisa Diakses Melalui JSS

Pemkot Yogyakarta tengah menyiapkan skema layanan administrasi kependudukan melalui aplikasi terpadu Jogja Smart Service (JSS).

istimewa
Aplikasi JSS 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta tengah menyiapkan skema layanan administrasi kependudukan melalui aplikasi terpadu Jogja Smart Service (JSS).

Sehingga ke depannya warga cukup memanfaatkan smartphone untuk mengakses.

Kabid Pelayanan Kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta, Bram Prasetyo mengakui, layanan yang tersedia di JSS kini baru sebatas penerbitan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Identitas Anak (KIA).

"Kemudian, penerbitan kartu keluarga (KK), pindah datang dan keluar, serta surat keterangan tinggal sementara untuk penduduk non permanen, masih dalam proses, kita sedang upayakan masuk ke JSS juga," terang Bram.

Baca juga: BPUM Kembali Dikucurkan, Pelaku UMKM di Kota Yogya Bisa Mengaksesnya Melalui JSS

Walau begitu, ia memastikan, layanan yang belum tersedia di JSS masih bisa diakses dengan proses seperti sebelumnya.

Yakni, dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu melalui nomor WhatsApp Disdukcapil Kota Yogyakarta.

Bram tidak menampik, proses yang kini ditempuh sudah cukup praktis dan mampu meminimalisir potensi tatap muka antara petugas dan pemohon.

Hanya saja, tambahnya, ketika dapat diakses via JSS, prosesnya pun bisa semakin mudah.

Baca juga: Warga Kota Yogya Kini Bisa Akses Informasi Besaran Tagihan PBB Lewat JSS

"Lebih mudah melalui JSS, karena berapapun permohonan yang masuk akan bisa terproses. Jika tidak memiliki gadget atau perangkat pendukung lain, maka bisa datang ke kelurahan untuk mengaksesnya," cetusnya.

Lebih lanjut, Bram menyampaikan, di samping layanan administrasi kependudukan, layanan untuk pencatatan sipil seperti penerbitan akta kelahiran dan akta kematian juga bisa diakses secara daring lewat aplikasi terpadu itu.

"Kita masih menunggu dari Kominfo, karena yang membangun sistemnya ada di sana. Sementara, yang  sudah selesai, yang mau di-launching itu baru KTP, KAI, alalu akta kematian dan kelahiran," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Azka Ramadhan
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved