Breaking News:

KISAH Hidup ADOLF HITLER, Atas Hasutan Borman, Goering Ditangkap Pasukan SS

Adolf Hitler menolak pergi ke pegunungan Jerman Selatan, lokasi yang dianggap relative lebih aman dari terjangan pasukan Rusia maupun Sekutu.

AFP PHOTO/HEINRICH HOFFMANN
Potret tak bertanggal Kanselir Nazi Jerman Adolf Hitler (1889-1945). 

Mentalnya patah putus asa. Kepada Berger yang menemuinya, Hitler memaki semua orang yang meninggalkannya, termasuk angkatan perang Jerman.

Ia memekik-mekik hingga matanya melotot, berubah warna jadi ungu kebiru-biruan.

Di mata Berger, Hitler nampak seperti mau semaput.

Pada 23 April 1945, atau 76 tahun lalu pada hari sekarang, Jenderal Koller meninggalkan bunker.

Ia hendak mengurus Luftwaffe. Alasan lainnya, ia sudah tak tahan terus dimaki dan dihina-hina sepanjang hari oleh sang Fuhrer.

Pagi-pagi buta, Koller terbang menggunakan pesawat pemburu ke Munich, menemui Goering.

Goering tampak ragu. Ia sangat berhati-hati, menganggap bisa jadi pesan Hitler agar ia mengambilalih kepemimpinan itu sebuah jebakan yang bisa mencelakainya.

Goering paling waswas terhadap Martin Borman, sekretaris partai Nazi. Orang itu dianggapnya culas, berbahaya, dan rival politik paling sengit.

Berunding di antara para pembantu kepercayaannya, Goering berpikir keras.

Jika ia bertindak (berunding), akan dianggap pengkhianat. Jika ia diam, maka akan dituduh tidak berbuat sesuatu di saat-saat gawat.

Halaman
1234
Penulis: Setya Krisna Sumargo
Editor: Iwan Al Khasni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved