Pendidikan
Berbasis Paper, ASPD Tingkat SD/MI di Sleman Dilaksanakan Akhir Mei
Berbeda dengan tingkat SMP yang berbasis komputer, ASPD tingkat SD masih menggunakan paper.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) tingkat Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) di Kabupaten Sleman, sesuai rencana, akan dilaksanakan pada akhir bulan Mei atau setelah lebaran.
Tepatnya pada tanggal 24, 25 dan 27 Mei 2021.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman Ery Widaryana mengatakan, mekanisme pelaksanaan ASPD tingkat SD berbeda dengan tingkat SMP.
Jika ASPD SMP sudah menggunakan komputer, tingkat SD masih menggunakan paper.
"Jadi nanti siswa mengerjakan pake soal kertas biasa. Karena SD belum mampu untuk itu (komputer)," kata dia, Jumat (23/4/2021).
Baca juga: ASPD Bagi Siswa Kelas VI SD di Kulon Progo Bakal Diselenggarakan pada Akhir Mei 2021
Namun secara umum, menurutnya kegunaan ASPD tingkat SD sama seperti ASPD tingkat SMP.
Yaitu, untuk pemetaan mutu pendidikan.
Melihat ketercapaian kurikulum darurat di masa pandemi, dan sebagai satu di antara bahan perhitungan untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya.
Ada sekitar 511 sekolah dasar di Kabupaten Sleman yang akan mengikuti Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah.
Jumlah tersebut masih perkiraan awal. Terdiri dari sekolah negeri dan swasta.
Termasuk Madrasah Ibtidaiyah dan paket A.
ASPD berlangsung selama tiga hari dan diikuti khusus murid kelas VI, totalnya sekitar 16.000 siswa.
Jumlah tersebut juga masih perkiraan awal.
Pihaknya mengaku masih menunggu jumlah murid dari Madrasah Ibtidaiyah (MI).
Baca juga: Sebanyak 7.357 Siswa Kelas 6 di Kota Yogyakarta Akan Ikuti ASPD Secara Tatap Muka
Sebab, sekolah MI dibawah naungan Kementerian Agama.