Pendidikan

Berbasis Paper, ASPD Tingkat SD/MI di Sleman Dilaksanakan Akhir Mei

Berbeda dengan tingkat SMP yang berbasis komputer, ASPD tingkat SD masih menggunakan paper.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Pixabay.com / F1 Digitals
Ilustrasi ujian 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) tingkat Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) di Kabupaten Sleman, sesuai rencana, akan dilaksanakan pada akhir bulan Mei atau setelah lebaran.

Tepatnya pada tanggal 24, 25 dan 27 Mei 2021.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman Ery Widaryana mengatakan, mekanisme pelaksanaan ASPD tingkat SD berbeda dengan tingkat SMP.

Jika ASPD SMP sudah menggunakan komputer, tingkat SD masih menggunakan paper. 

"Jadi nanti siswa mengerjakan pake soal kertas biasa. Karena SD belum mampu untuk itu (komputer)," kata dia, Jumat (23/4/2021). 

Baca juga: ASPD Bagi Siswa Kelas VI SD di Kulon Progo Bakal Diselenggarakan pada Akhir Mei 2021

Namun secara umum, menurutnya kegunaan ASPD tingkat SD sama seperti ASPD tingkat SMP.

Yaitu, untuk pemetaan mutu pendidikan.

Melihat ketercapaian kurikulum darurat di masa pandemi, dan sebagai satu di antara bahan perhitungan untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya. 

Ada sekitar 511 sekolah dasar di Kabupaten Sleman yang akan mengikuti Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah.

Jumlah tersebut masih perkiraan awal. Terdiri dari sekolah negeri dan swasta.

Termasuk Madrasah Ibtidaiyah dan paket A.  

ASPD berlangsung selama tiga hari dan diikuti khusus murid kelas VI, totalnya sekitar 16.000 siswa.

Jumlah tersebut juga masih perkiraan awal.

Pihaknya mengaku masih menunggu jumlah murid dari Madrasah Ibtidaiyah (MI).

Baca juga: Sebanyak 7.357 Siswa Kelas 6 di Kota Yogyakarta Akan Ikuti ASPD Secara Tatap Muka

Sebab, sekolah MI dibawah naungan Kementerian Agama.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved