Breaking News:

Erupsi Gunung Merapi

UPDATE Gunung Merapi, Guguran Lava Pijar Terjadi Sebanyak 11 Kali, Jarak Luncur Hingga 900 Meter

Gunung Merapi (2.968 mdpl) di perbatasan DIY dan Jawa Tengah masih menunjukkan aktivitas erupsi yang cukup intens hingga hari ini Rabu (21/4/2021).

Dok BPPTKG
Awan panas guguran Merapi tanggal 20 April 2021 pukul 22.51 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 32 mm dan durasi 103 detik. Jarak luncur ±1800 m ke arah barat daya 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gunung Merapi (2.968 mdpl) di perbatasan DIY dan Jawa Tengah masih menunjukkan aktivitas erupsi yang cukup intens hingga hari ini, Rabu (21/4/2021).

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan, pada periode pengamatan pagi ini pukul 00.00-06.00 WIB, teramati 11 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 900 m ke arah barat daya.

Secara visual, gunung tampak jelas. Asap kawah tidak teramati.

Baca juga: Mudik ke Klaten Tak Bawa Surat-surat, Wajib Karantina Mandiri dan Biaya Tanggung Sendiri

Selain itu, terjadi pula 25 gempa guguran dengan amplitudo 3-10 mm dan durasi 11-73 detik serta 3 gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 5-11 mm, S-P 0.6-0.7 detik, dan durasi 8-16 detik.

Pada periode ini, cuaca Gunung Merapi cerah. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah utara dan barat laut. Suhu udara 12-21°C, kelembaban udara 42-70 persen, dan tekanan udara 759-919 mmHg.

Adapun pada periode 6 jam sebelumnya, yakni Selasa (20/4/2021) pukul 18.00-24.00 WIB, sempat terjadi 1 kali awan panas guguran, tepatnya pukul 22.51 WIB. Jarak luncur 1.800 m ke arah barat daya. 

Selain itu, teramati 14 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.000 m ke arah barat daya.

Aktivitas kegempaan pada periode ini antara lain 1 awan panas guguran dengan amplitudo 32 mm dan durasi 103 detik, 32 gempa guguran dengan amplitudo 3-28 mm dan durasi 8-129 detik, serta 1 gempa hybrid/fase banyak yang memiliki amplitudo 6 mm, S-P 0.5 detik, dan durasi 11 detik.

Pada periode ini, cuaca Gunung Merapi cerah. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat dan barat laut. Suhu udara 14-21°C, kelembaban udara 47-90 persen, dan tekanan udara 837-944 mmHg.

Baca juga: Sebanyak 1.100 Orang Ikuti Vaksinasi Massal Covid-19 di Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY)

Kepala BPPTKG, Hanik Humaida, menyampaikan Gunung Merapi sampai saat ini masih berstatus siaga (level III).

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km.

"Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apa pun di daerah potensi bahaya. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi," ungkap Hanik. (uti) 

Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved