Breaking News:

Penjelasan Pakar, Efek Jika Jadi Korban Tagging Facebook yang Sedang Viral

akar virus Vaksincom, Alfons Tanujaya menganalisis masalah tagging Facebook seronok yang menghampiri pengguna Facebook.

Editor: Iwan Al Khasni
Tribunjogja.com
Laman muka Facebook 

Namun, akhirnya penyebab utama dan modus bagaimana hal ini dilakukan tidak dapat dianalisa dengan baik dan tuntas.

Adapun analisis dari Vaksincom menyebutkan aksi ini memang sengaja dirancang menggunakan sarana Facebook Page dan dipersiapkan terlebih dahulu secara khusus.

Dalam menjalankan aksinya pelaku memberikan phising disitus yang telah dipersiapkan dengan tujuan untuk mencuri kredensial Facebook korbannya.

"Facebook Page yang dibuat ini juga berbahasa Indonesia sehingga patut diduga ada orang Indonesia yang terlibat dalam aksi ini," ujar Alfons.

Metode yang digunakan untuk memancing korbannya juga tidak jauh-jauh.

"Ibarat memancing anak kecil dengan permen guna menculiknya, korban dipancing dengan video dengan judul bombastis dan gambar seronok," jelas Alfons.

Pelaku memilih judul yang sangat menggoda.

Lalu efeknya apa?

Kalau situs Facebook seronok dan situs phishing sudah dipersiapkan, tidak serta merta situsnya langsung populer.

Mereka menggunakan sarana 'mention' yang mirip Tag yang kira-kira seperti 'mencolek' atau oleh Facebook diterjemahkan sebagai 'menyebut'.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved