Cassano Usulkan Juventus, Inter dan AC Milan Diusir dari Liga Italia Serie A

Antonio Cassano menyebut Juventus, Inter dan AC Milan harus diusir dari kompetisi Serie A

Penulis: Iwan Al Khasni | Editor: Iwan Al Khasni
Clive Brunskill / POOL / AFP
Pemain Leeds United mengenakan T-shirt dengan slogan melawan Super League jelang pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Leeds United dan Liverpool di Elland Road di Leeds, Inggris utara, Selasa 20 April 2021. 

Tribunjogja.com Italia -- Antonio Cassano menyebut Juventus, Inter dan AC Milan harus 'diusir' dari kompetisi Serie A.

Trio Serie A itu termasuk di antara 12 klub yang mengumumkan gabung Super League pekan ini.

Namun, mereka bersikeras tetap ingin berpartisipasi di Serie A meski sudah mengikuti kompetisi baru.

Presiden UEFA Aleksander Ceferin mengonfirmasi pemain yang berpartisipasi di Liga Super akan dilarang dari kompetisi internasional.

“Mustahil memikirkan kompetisi seperti itu. Klub-klub besar harus memahami bahwa sepak bola adalah milik banyak orang, ”kata Cassano dalam program Twitch Bobo TV, yang dibawakan oleh mantan bintang Serie A Liga Italia Christian Vieri.

“Tim-tim kecil tidak bisa dikesampingkan, saya akan meminta FIGC untuk menendang Inter, Milan dan Juventus keluar dari Serie A.

“Biarkan mereka memainkan liga mereka sendiri, dan mari kita lihat apa yang terjadi. Gravina (FIGC President Gabriele Gravina) harus melawan ini.

"Dua belas klub tidak bisa menguasai sepak bola.

Baca juga: INTER MILAN dan AC Milan Gabung Super League, Premier League Menentang

"Juventus, Inter, dan AC Milan menegaskan mereka tetap ingin bermain di Serie A meski sudah bergabung dengan Liga Super.

UEFA telah memperingatkan klub dan pemain yang berpartisipasi di Liga Super akan dilarang dari kompetisi lain, termasuk kompetisi domestik, Piala Dunia dan Euro.

Lega Serie A juga sudah mengadakan pertemuan darurat, dan Juventus, Inter, dan Milan menghadirinya.

Ketiga klub tersebut termasuk yang mengumumkan Super League dengan pernyataan bersama pada Minggu malam.

Klub-klub pendiri akan terus bermain di semua kompetisi domestik hingga peluncuran Super League .

Bersama Inter dan Milan, Si Nyonya Tua mengonfirmasi keinginan mereka untuk terus bermain di Serie A meski sudah berkiprah di Super League, menurut Sky Sport Italia.

Presiden FIGC Gabriele Gravina menghadiri Komite Eksekutif UEFA di Montreux hari ini dan menegaskan kembali Super League "merusak sepak bola Eropa".

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved