Breaking News:

Meski Ada Larangan Mudik Lebaran, Bantul Tetap Buka Objek Wisata dan Layani Wisatawan

Meski ada larangan mudik pada lebaran tahun ini, Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul tidak menutup objek wisata Bantul. 

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Bantul 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Meski ada larangan mudik pada lebaran tahun ini, Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul tidak menutup objek wisata Bantul

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Kwintarto Heru Prabowo mengatakan hingga saat ini pihaknya belum mendapat instruksi terkait penutupan obyek wisata.

Untuk itu pihaknya juga tidak melakukan penutupan obyek wisata.

Baca juga: Rusak Hutan Mangrove, Warga Bantul Tolak Tambang Pasir di Muara Sungai Opak, Minta Polisi Tak Diam

"Sejauh ini belum ada larangan dari pemerintah pusat maupun provinsi untuk menutup destinasi wisata. Sehingga kami juga tidak melakukan penutupan (obyek wisata). Bantul terbuka untuk siapapun yang datang nanti," katanya, Minggu (18/04/2021).

Dengan adanya larangan mudik lebaran tahun ini, ia memprediksi akan terjadi penurunan jumlah wisatawan sama seperti tahun lalu.

Ia memperkirakan penurunan wisatawan mencapai 60 persen. 

Kwintarto menerangkan pada tahun 2019 lalu, kunjungan wisatawan bisa mencapai 300.000 pengunjung selama 11 hari libur. Artinya ada sekitar 30.000 pengunjung dalam sehari. 

"Tetapi dengan adanya pelarangan mudik, mungkin wisatawan hanya 15.000 per hari. Kunjungan wisatawan itu kan tergantung lama liburnya, kemudian tergantung momennya juga," terangnya. 

Kendati demikian, ia menyebut kunjungan wisata masih dapat berubah.

Sebab aturan pemerintah saat ini sangat dinamis. Itu pula yang akan berdampak pada kunjungan wisatawan.

Baca juga: Kenangan Pemain PSS Sleman Irkham Zahrul Mila di Stadion Mahanan Solo

Guna mempersiapkan liburLebaran, pihaknya akan memperketat pengawasan protokol kesehatan di objek wisata. Termasuk kemungkinan menambah personel untuk pengawasan.

Terpisah, Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menambahkan kebijakan Pemkab Bantul terkait pemudik akan disesuaikan dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.

"Kami akan koordinasikan dulu dengan jajaran Forkopimda. Karena untuk penyekatan atau skrining kan lintas Forkopimda. Nanti akan kita bahas bersama-sama," tambahnya. (maw)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved