Wisata Yogyakarta

Berwisata Sembari Belajar Batik Khas Yogyakarta di Kampung Batik Giriloyo Bantul

Setelah puas menikmati pemandangan, pengunjung bisa langsung menuju ke pendopo Giriloyo untuk belajar membatik.

Ist
Kampung Batik Giriloyo 

Kemampuan membatik itulah yang menjadi salah satu keunggulan Kampung Giriloyo. Pengunjung yang datang akan diajak untuk membatik.

Namun sebelum itu, pengunjung akan dibekali pengetahuan tentang batik. Mulai dari sejarah batik hingga motif batik.

"Pengunjung yang datang akan kami ajak untuk membatik. Nanti akan diberi kain putih (mori) yang sudah ada motifnya, ukuran 40 cm40cm. Jadi tinggal membatik saja. Tetapi kalau pengen membuat motif sendiri, ya boleh saja. Untuk kompor, canthing, dan malam sudah disediakan. Hasil membatiknya nanti bisa dibawa pulang," sambungnya.

Bagi yang ingin menginap, tidak perlu  khawatir sebab ada homestay terjangkau di Giriloyo. Tarif per malamnya sekitar Rp150.000 sudah termasuk sarapan.

Namun bagi pengunjung yang hanya sekadar ingin berbelanja batik tulis, bisa langsung saja menuju showroom yang terletak di Pendopo Giriloyo. Ada berbagai motif hasil tangan warga Giriloyo yang siap dibawa pulang.

"Adanya showroom ini juga membantu kami warga Giriloyo. Kalau dulu kami harus ke pusat kota untuk menjual, sekarang showroom yang memamerkan hasil batik tulis kami. Jadi penghasilan kami juga bertambah," terangnya.

Dengan adanya pandemi COVID-19, Kampung Batik Giriloyo juga melakukan penyesuaian, terutama protokol kesehatan.

Pengunjung yang datang wajib mencuci tangan, melakukan pengecekan suhu tubuh, dan memakai masker.

Ada lebih dari enam pendopo yang bisa digunakan untuk membatik, sehingga penerapan jaga jarak bisa dilakukan.

Selain pendopo, ada fasilitas lain adalah toilet yang bersih dan musala.

Tempat parkir yang disedikan juga luas, bahkan bisa menampung 10 bus.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Kwintarto, menambahkan Kampung Batik Giriloyo masuk dalam desa wisata Wukirsari, yang sudah masuk dalam kategori desa wisata maju.

"Sudah masuk maju, karena dari segi pengelolaan sudah bagus. Kemudian di Giriloyo itu memang sentra batik terbesar, dan pengunjung bisa belajar di sana. jadi tidak hanya beli saja, tetapi juga ada pengalaman yang didapatkan. Dan hasil pengelolaan juga bisa dirasakan oleh warga,"tambahnya.

Paket Wisata

Bagi pengunjung yang ingin belajar membatik, ada beberapa paket wisata yang menjadi pilihan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved