Jawa
Pemkab Magelang Minta OPD Pantau Ketersediaan Bapok Selama Ramadan
Secara kuantitas, stok beras pemerintah aman, gula pasir, minyak kemasan, tepung terigu, daging sapi dan kerbau beku di Kabupaten Magelang aman.
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang meminta kesiapan masing-masing OPD sesuai dengan tugas dan fungsinya terkait persiapan penyelenggaraan, pemantauan maupun pengendalian persediaan bahan pokok menjelang lebaran.
Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto menjelaskan, ada beberapa poin penting yang perlu diperhatikan terkait kesiapan menjelang Idulfitri tahun 2021.
"Salah satunya yakni pemenuhan dan ketersediaan distribusi kebutuhan pokok masyarakat, pemenuhan distribusi bahan bakar minyak dan gas (Elpiji), kesiapan tanggap darurat bencana baik bencana alam dan non alam (Pandemi COVID-19) san persiapan sistem di posko-posko terpadu," jelasnya pada Jumat (16/04/2021).
Baca juga: Awal Puasa, Harga Daging Ayam di Kota Magelang Melonjak Naik
Mengenai kebutuhan pokok masyarakat, lanjutnya, secara kuantitas berdasarkan laporan dari Bulog, stok beras pemerintah aman, gula pasir, daging sapi dan kerbau beku aman, dan termasuk minyak kemasan, tepung terigu juga aman.
Kemudian untuk komoditas daging ayam, telur ayam berdasarkan laporan dari Dispeterikan melaporkan populasi secara riil juga relatif aman.
"Tentunya nanti kita juga akan melakukan kegiatan operasi pasar," ujarnya.
Sementara terkait dengan keamanan dan ketertiban khususnya antisipasi penularan COVID-19 pada saat menjelang lebaran, Pemerintah daerah akan bersinergi dengan Polri serta TNI untuk tetap melakukan operasi yustisi secara ketat di pusat-pusat keramaian.
Baca juga: Menjelang Ramadan Harga Bapok di Pasar Kebonpolo Magelang Mengalami Kenaikan
Menurutnya, yang perlu diwaspadai adalah adanya pasar tumpah karena akan berisiko menimbulkan kerumunan masyarakat.
Selain itu juga akan dilakukan operasi penyakit masyarakat (Pekat) di berbagai tempat antara lain di tempat hiburan malam, hotel, dan penginapan.
"Nah ini teman-teman Satpol PP didukung dengan Kepolisian dan TNI nanti kami minta secara ekstra untuk melakukan giat operasi. Untuk yang di pasar tumpah paling tidak disediakan masker dan dijaga social distancing-nya," tambahnya. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-kabupaten-magelang.jpg)