Breaking News:

Yogyakarta

Mudik Lokal Lima Kabupaten/Kota di DIY Dibolehkan, Terminal Giwangan Siap Layani Pemudik

Untuk mudik lokal di wilayah DIY, Terminal Giwangan tetap membuka pelayanan penuh dengan menyediakan sejumlah armada seperti biasa.

TRIBUNJOGJA/ Miftahul Huda
Ilustrasi Terminal Giwangan 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Meski aturan pelarangan mudik lebaran tahun 2021 resmi diberlakukan oleh pemerintah, namun Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memberikan pengecualian terhadap mobilitas pemudik.

Pengecualian larangan mudik berlaku untuk pergerakan kendaraan di Kota/Kabupaten yang saling terhubung dalam kesatuan wilayah.

Kabag Binopsnal Ditlantas Polda DIY AKBP Jan Benjamin mengatakan, terdapat lima Kabupaten/Kota di DIY yang dibolehkan untuk melakukan aktivitas pergerakan kendaraan bagi pemudik yakni Kabupaten Sleman, Bantul, Gunungkidul, Kulon Progo, dan Kota Yogyakarta.

Namun demikian, meski dibolehkan mudik untuk lima Kabupaten/Kota itu, tetap saja pemangku kebijakan setempat harus memiliki kriteria tertentu dalam menerima pemudik yang datang.

Baca juga: Nekat Mudik ke DI Yogyakarta Tanggal 6-17 Mei, Siap-Siap Disanksi Putar Balik

"Mudik di satu wilayah di DIY dibolehkan, tapi tetap mempertimbangkan peta zonasi COVID-19. Kalau pemudik dari zona merah atau sebaliknya, ya harus ada kebijakan lagi," katanya, kepada Tribunjogja.com, Kamis (15/4/2021).

Benjamin menambahkan, adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro diharapkan mampu menjadi filter terakhir para pemudik yang berasal dari lima Kabupaten/Kota di DIY maupun yang berhasil lolos dari penyekatan di perbatasan.

Terpisah, Petugas Pelayanan Terminal Tipe A Giwangan, Yogyakarta Evak Nur Wakhid menambahkan, tidak ada persiapan khusus dalam menyambut mudik lebaran 2021 kali ini.

Karena menurutnya, kebijakan pelarangan mudik sudah jelas dan bagi masyarakat yang tetap berkeinginan untuk pulang kampung akan dirazia pihak Kepolisian berupa penyekatan di perbatasan wilayah.

"Kami tidak ada persiapan khusus karena kalau pelarangan efektif dan ada penyekatan di perbatasan, maka otomatis bus AKAP tidak akan sampai ke terminal karena sudah diminta putar balik oleh pihak kepolisian," katanya.

Sementara untuk aktivitas mudik lokal atau pergerakan mudik di kesatuan wilayah DIY, terminal Giwangan tetap membuka pelayanan penuh terhadap masyarakat dengan menyediakan sejumlah armada seperti biasa.

Baca juga: Ada Penyekatan di Jalur Masuk DIY, Pemkot Yogya Meyakini Larangan Mudik Bisa Terkendali

Halaman
12
Penulis: Miftahul Huda
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved