PLN UID DIY Jateng

PLN Jamin Keamanan Pasokan Listrik Agar Masyarakat Nyaman Jalankan Ibadah Ramadan 

PLN menyiagakan 348 personel pelayanan keandalan dengan 31 unit mobil pelayanan keandalan dan 16 unit motor pelayanan gangguan

ist
PLN Jamin Keamanan Pasokan Listrik Agar Masyarakat Nyaman Jalankan Ibadah Ramadan  

TRIBUNJOGJA.COM - Bertempat di Halaman Parkir PLN UP3 Yogyakarta, telah dilaksanakan Apel Siaga serentak di 7 Unit Layanan Pelanggan yang tersebar di seluruh Kabupaten dan Kota di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, menghadapi Ramadhan 1442 H.

PLN menyiagakan 348 personel pelayanan keandalan dengan 31 unit mobil pelayanan keandalan dan 16 unit motor pelayanan gangguan, beserta 7 personil Tim PDKB dengan 1 mobil PDKB - Sentuh Langsung dan 1 mobil PDKB Metode Berjarak, tidak lupa juga 7 Tim Vendor Preventif – Korektif dengan 7 unit crane yang siap 24 jam.

Tim ini disiagakan untuk menjaga kenyamanan umat muslim menjalankan ibadah seperti puasa, persiapan buka puasa menjelang Magrib, salat Tarawih yang sudah diperbolehkan diadakan di Masjid, pelaksanaan tadarus Al Quran sampai malam hari, dan persiapan sahur menjelang Subuh.

Manager PLN UP3 Yogyakarta, Eric Rossi Pryo Nugroho dalam acara Apel Gelar Peralatan dan Pasukan menyampaikan bahwa pasokan listrik sebagai kebutuhan utama menjadi konsentrasi PLN sebagai penyedia jasa kelistrikan.

Apalagi awal puasa ini di musim pancaroba dengan perubahan dari musim hujan ke musim kemarau masih banyak mengandung angin kencang yang menyertai hujan.

Apalagi ditambah kondisi Siklon Seroja yang masih berada di atas perairan Indonesia harus menjadi tambahan kewaspadaan akan gangguan padam.

PLN terus menghimbau masyarakat untuk selalu berhati - hati terhadap bahaya listrik. Kondisi cuaca ekstrim seperti saat ini rentan bahaya listrik baik yang disebabkan angin dan pohon tumbang.

"Meskipun di tengah kondisi pandemi Covid -19, PLN tetap  berusaha memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat tentu saja dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, dengan kesiapan personel, kondisi peralatan kerja yang lengkap dan baik dan selalu bekerja sesuai SOP dan Pedoman Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)," katanya.

Dengan kapasitas daya terpasang sebesar 867 MW, beban puncak sebesar 444,63 MW dipastikan pasokan listrik jelang Ramadhan 1442 H sangat mencukupi karena prosentase pembebanan masih 51,28% dari kapasitas. 

Agar pelanggan dapat menikmati layanan listrik tanpa mengalami gangguan turun naik listrik, sehingga ibadah yang dijalankan pelanggan dapat berjalan dengan lancar, di rumah pribadi maupun rumah ibadah, PLN memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk melakukan penambahan daya dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1442 H ini.

PLN menawarkan 2 Program, dua program yang ditawarkan, yaitu Ramadhan Peduli dan Ramadhan Berkah. 

Melalui program Ramadhan Peduli, pelanggan rumah tangga daya 450 VA sampai dengan 7.700 VA dapat membeli produk Renewable Energy Certificate (REC) sebesar Rp 115.500, yang ditujukan untuk mendukung pembangunan energi terbarukan, penggunaan energi yang lebih bersih, demi masa depan yang lebih baik, serta sekaligus ikut serta dalam aksi sosial berupa bantuan pemasangan baru bagi masyarakat kurang mampu.
Sebagai bonus tambahannya, pelanggan akan mendapatkan harga spesial layanan tambah daya hingga 11.000 VA hanya dengan biaya sebesar Rp 202.100.

Sementara melalui Program Ramadhan Berkah, pelanggan sosial khusus rumah ibadah daya 450 VA sampai dengan 7.700 VA, PLN juga memberikan penawaran spesial untuk melakukan penyambungan tambah daya hingga 11.000 VA melalui aplikasi PLN mobile cukup dengan membayar Rp 150.000.

Pelanggan dapat mengakses layanan tambah daya melalui aplikasi PLN mobile pada fitur layanan, pilih opsi ubah daya, selanjutnya masukan ID pelanggan atau nomor meter kemudian pilih daya, produk layanan, dan keperluan yang diinginkan, pilih lanjutkan, kemudian masukan data diri pelanggan dan permohonan akan diproses oleh PLN.

Penawaran ini berlaku sampai dengan 31 Mei 2021. PLN yakin, bahwa listrik dapat meningkatkan produktivitas masyarakat di tengah kondisi pandemi Covid-19.

"Tentunya di bulan Ramadhan ini banyak kegiatan masyarakat di rumah yang lebih banyak dan lebih panjang durasi pemakaian peralatan listriknya. Di samping itu rumah ibadah juga membutuhkan daya yang lebih besar dibandingkan periode bulan-bulan yang lain di luar bulan Ramadhan," pungkasnya. (rls/adv)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved