Breaking News:

Kanwil Kemenag DIY Ajak Umat Muslim Jalani Ibadah Puasa Ramadan Secara Khusyuk

Ditambahkan Jamil, pihaknya juga berharap agar segenap masyarakat DIY mampu mewujudkan kerukunan beragama.

Dok. istimewa
Kabag TU Kanwil Kemenag DIY, Wahib Jamil, didampingi Kabid Urais Nadhif dan Kakankemenag Kulon Progo saat mencoba melihat posisi hilal dari POB Syeh Bela-Belu. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) DIY mengajak seluruh masyarakat untuk menjalani ibadah Ramadan 1442 H dengan khusyuk.

“Mari kita jalani ibadah Ramadan dengan khusyuk, juga meningkatkan kualitas kesalehan pribadi dan sosial,” tutur Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag DIY, Muhamad Wahib Jamil, di sela rukyatul hilal awal Ramadan 1442 H, Senin (12/4/2021) di Pos Observasi Bulan (POB) Syeh Bela-Belu, Parangtritis, Bantul.

Hadir dalam kesempatan rukyatul hilal ini Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof KH Yudian Wahyudi, yang terlihat turut memantau hilal; Kabid Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag DIY, Nadhif; jajaran Kakankemenag Kabupaten/Kota; Kasubbag Umum dan Humas Kanwil Kemenag DIY, Ahmad Fauzi; Sekretaris Umum MUI DIY KRT, Ahmad Muhsin Kamaludiningrat; Ketua Badan Hisab Rukyat (BHR) DIY, Mutoha Arkanuddin; petugas dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG); Pengadilan Agama Bantul; dan sejumlah unsur lainnya.

Ditambahkan Jamil, pihaknya juga berharap agar segenap masyarakat DIY mampu mewujudkan kerukunan beragama.

“Kita jaga keterpaduan. Kita buka wawasan bahwa keilmuan agama dalam pengambilan hukum tidak cukup, harus melibatkan sains, teknologi, sejarah dan sejumlah aspek lainnya,” ungkapnya.

Sementara, Kabid Nadhif memohon doa restu bahwa pembangunan POB Syeh Bela-Belu direncanakan bakal dilakukan tahun ini.

“Semoga dapat berjalan lancar, menjadi POB yang representatif,” ujarnya.

Diketahui hasil pengamatan dari POB Syeh Bela-Belu bahwa hilal tidak terlihat.

“Hilal tidak terlihat, tertutup awan cukup tebal, namun ada referensi bahwa hilal terlihat di sejumlah kawasan lainnya di Indonesia,” kata Mutoha Arkanuddin.

Seperti diketahui, pemerintah menetapkan awal Ramadan 1442 H jatuh pada Selasa, 13 April 2021.

Keputusan ini disampaikan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dalam telekonferensi pers usai Sidang Isbat Awal Ramadan 1442 H, di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama Jalan MH Thamrin, Jakarta. (*) 

Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved