TATA CARA Mandi Junub Sebelum Salat Subuh Ketika Menjalani Puasa Ramadhan

Mandi Junub adalah ketika puasa Puasa Ramadhan 6 hal yang menyebabkan seseorang harus melaksanakan mandi wajib atau Mandi Junub:

Tayang:
Penulis: Iwan Al Khasni | Editor: Iwan Al Khasni
IST
Ilustrasi Mandi Besar atau Mandi Junub 

TRIBUNjogja.com - Puasa Ramadhan tinggal menghitung jam untuk dilaksanakan umat musim di seluruh dunia.

Puasa diawali dari Imsak subuh hingga waktu berbuka puasa atau terbitnya fajar hingga terbenam matahari.

Semua itu diawali dengan niat dan doa sebelum melaksanakannya.

Lantas bagaimana bagi mereka suami istri yang ketika akan menjalani ibadah puasa masih dalam keadaan "Batal" karena berhubungan badan?

Namun sebelum itu berikut adalah penyebab Mandi Junub atau Mandi Wajib yang perlu diketahui :

Dilansir Tribunjogja.com dari laman Dki.kemenag.go.id, ada beberapa kajian ilmu fikih 6 hal yang menyebabkan seseorang harus melaksanakan mandi wajib atau Mandi Junub:

1. Yang pertama adalah mandi wajib karena masuknya alat kelamin laki-laki ke perempuan.

Untuk itu mandi wajib sangat disarankan untuk dilakukan agar kita bisa melakukan ibadah dalam keadaan bersih.

2. Yang kedua adalah keluarnya air mani dari laki-laki karena telah melalui mimpi basah.

Maka dia wajiblah membersihkan diri dengan melakukan mandi wajib.

3. Yang ketiga adalah keluar haid dari perempuan setelah mereka baliq.

Setelah darah haid habis maka wajiblah bagi perempuan untuk melakukan mandi wajib.

4. Yang keempat adalah setelah nifas bagi wanita yang setelah 40 hari melahirkan baik yang melahirkan normal maupun proses sesar.

Mereka wajib mandi untuk membersihkan diri.

5. Yang kelima adalah wajib mandi setelah melahirkan dan terakhir

6. Wafat, maka wajib dimandikan oleh orang yang hidup atau keluarganya.

Berikut Fardhu Mandi dirangkum Tribunjogja.com dari buku tuntutan risal shalat lengkap terbitan Karya Toga Putra :

1. Niat

Berbarengan dengan mula-mula membasuh tubuh.

Nawaitul-gusla li rafiil-hadatsil-akbari fardhal Lil-laaahi ta'aalaa.

Artinya:

Aku Niat mandi wajib untuk menghilangkan hadast besar karena Allah.

2. Membasuh seluruh badannya dengan air yakni meratakan air semua rambut dan kulit.

3. Menghilangkan najis.

Tata cara mandi wajib yang di dalamnya terdapat banyak sunnah sebagai berikut:

1. Niat

Mulailah dengan niat mandi wajib untuk menghilangkan hadats besar. Niat ini membedakan mandi wajib dengan mandi biasa.

2. Bersihkan telapak tangan

Basuh dan bersihkan kedua telapak tangan. Ulangi tiga kali.

3. Cuci kemaluan

Cuci dan bersihkan dari mani dan kotoran yang ada padanya serta sekitarnya.

4. Berwudhu

Ambillah wudhu sebagaimana ketika hendak shalat.

5. Basuh rambut, sela pangkal kepala

Masukkan telapak tangan ke air, atau ambillah air dengan kedua telapak tangan (jika memakai shower), lalu gosokkan ke kulit kepala, lantas siramlah kepala tiga kali.

6. Siram & bersihkan anggota tubuh

Pastikan seluruh anggota tubuh tersiram air dan dibersihkan, termasuk lipatan atau bagian-bagian yang tersembunyi seperti ketiak dan sela jari kaki.

Masih dalam buku yang sama disebutkan Larangan bagi orang yang sedang junub, yakni mereka yang masih mengalami hadast besar karena beberapa sebab tidak boleh melakukan hal-hal sebagai berikut :

1. Melaksanakan Shalat

2. Melakukan Thawaf di Baitullah

3. Memenang Kitab Suci

4. Berdiam diri di Masjid.

Dengan itu maka Suami-istri harus tetap mandi junub alias mandi besar sebelum salat Subuh dengan tetap melanjutkan puasa Ramadhan . ( Tribunjogja.com | Iwe )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved