Breaking News:

Kriminalitas

Dua Residivis Pelaku Pembobol ATM Diciduk Polres Klaten

Dua orang pelaku pembobol mesin ATM yang tersebar di 16 TKP mencakup Surakarta, Bantul dan Klaten.

TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Andriyansyah Rithas Hasibuan (kiri) didampingi Kasubaghumas Polres Klaten Iptu Nahrowi saat memamerkan barang bukti saat jumpa pers, Jumat (9/4/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Dua orang pelaku pembobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang tersebar di 16 tempat kejadian perkara (TKP) di Kota Surakarta, Kabupaten Bantul, dan Kabupaten Klaten diciduk oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klaten.

Kedua pelaku yang berinisial, U dan DAS ini masing-masingnya merupakan warga Kota Tangerang, Banten dan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka ini merupakan residivis dalam kasus yang sama.

Dalam melancarkan aksinya tersangka membobol ATM hanya dengan menggunakan tusuk gigi.

Baca juga: Pesilat Muda di Klaten Meninggal Dunia, Polisi Tetapkan 6 Tersangka

Kepada awak media, kedua tersangka mengaku jika uang hasil membobol ATM tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan juga untuk membayar hutang.

"Tersangka ini sudah melakukan pembobolan mesin ATM sebanyak 16 kali dalam rentang waktu bulan Agustus 2020 sampai Maret 2021," ujar Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Andriyansyah Rithas Hasibuan saat jumpa pers di Mapolres Klaten, Jumat (9/4/2021).

Ia menjelaskan, adapun 14 TKP pembobolan mesin ATM dilakukan oleh kedua tersangka di Kabupaten Klaten, sementara sisanya tersebar di ATM yang ada di Kota Surakarta, Jawa Tengah dan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Terakhir kali tersangka U dan DAS ini melancarkan aksinya, Kamis (11/3/2021) sekitar pukul 09.20 di sebuah ATM di sebuah SPBU tepi jalan Yogyakarta-Solo di Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten.

Baca juga: Tiga Warga Ditangkap Densus 88, Bupati Klaten Sri Mulyani Minta Warga Saling Mengawasi

Saat itu, kedua tersangka berpura-pura membantu seorang warga yang kesusahan dalam menarik uang dari mesin ATM hingga akhirnya residivis ini berhasil mengelabui korban dengan menguras isi ATM korban hingga Rp20 juta.

Menurut Kasatreskrim, tersangka inisial U ditangkap oleh Satreskrim Klaten dari tempat persembunyiannya di daerah Kota Tangerang, Banten dan tersangka DAS diciduk di daerah Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten.

Dari penangkapan kedua tersangka, lanjutnya terdapat sejumlah barang bukti yang turut diamankan oleh petugas yakni, sejumlah telepon genggam, potongan tusuk gigi, motor yang digunakan untuk melancarkan aksinya hingga barang bukti lain berupa CCTV dari TKP.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal 363 KUHP ayat 1 ke-4e dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 7 tahun. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved