IBL 2021

Bima Perkasa Jogja vs Prawira Bandung, Ali Mustofa dan Adhit Akhiri Musim Lebih Awal

Bima Perkasa Jogja Vs Prawira Bandung, Ali Mustofa dan Adhit Akhiri Musim Lebih Awal

Dokumentasi IBL
Kapten tim Bima Perkasa Jogja, Azzaryan Pradhitya mendapat pengawalan ketat dari pebasket Bali United, Yerikho Tuasela pada seri ketiga IBL Pertamax 2021 di Robinson Cisarua Resort, Jumat (26/3/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM - Bima Perkasa dihantam badai cedera di tengah upaya menyegel satu tempat di babak playoff IBL 2021.

Saat jumpa Prawira Bandung pada lanjutan seri keempat di Robinson Cisarua Resort, Jumat (9/4/2021), tim besutan David Singleton dipastikan tidak akan diperkuat pilarnya yakni Ali Mustofa, Febri 'Kempling', juga sang kapten Azzaryan Pradhitya.

Ali Mustofa dipastikan mengakhiri kompetisi IBL 2021 lebih cepat setelah mengalami retak tulang bahu ketika Bima Perkasa menghadapi Satria Muda Rabu (7/4) petang lalu.

Ali kini sedang menjalani perawatan di RS Royal Jakarta.

Kontribusi pebasket asal Pasuruan, Jawa Timur ini memang cukup vital bagi Bima Perkasa musim ini.

Dari 14 pertandingan yang sudah dilakoni, defense Bima efektif ketika Ali berada di lapangan.

Ali sukses memerankan peran sebagai guard, mematikan pergerakan pemain andalan lawan, di antaranya Jamar Johnson (Louvre), Ponsianus Indrawan (Bali United), dan Kevin Yonas Sitorus (Satria Muda).

"Setelah lawan Satria Muda kemarin saya langsung dibawa ke Jakarta. Sekarang masih di RS dan menunggu hasil screening dokter,” kata Ali Mustofa Kamis (8/4/2021).

Baca juga: IBL 2021: Bima Perkasa Jogja Vs Prawira Bandung, Ali Mustofa dan Febri Kempling Absen

Baca juga: Bima Perkasa Jaga Optimisme Lolos ke Babak Playoff IBL 2021

"Saya selalu tampil all out di tiap pertandingan sesuai instruksi pelatih. Tapi kondisinya begini dan saya minta maaf belum bisa bantu tim di dua pertandingan terakhir," tambahnya.

Selain Ali, kapten Bima Perkasa yakni Azzaryan Pradhitya juga harus mengakhiri musim lebih awal lantaran mengalami dislokasi pada pertandingan yang sama yakni lawan Satria Muda.

Sedangkan Rachmad Febri Utomo kemungkinan besar juga belum bisa dimainkan setelah mendapat cedera engkel.

"Malu harus mengakhiri musim lebih awal dari yang saya inginkan. Tapi Tuhan itu baik, dalam segala hal, selalu. Ini musim yang luar biasa dan saya bersenang-senang. Musim ini luar biasa," kata pebasket yang akrab disapa Adhit itu.

"Dan untuk rekan satu tim saya yang luar biasa, pertarungan belum berakhir bagi kami. Tetap fokus, berikan semua yang anda punya dan saya yakin kita bisa lakukan ini. Kami spesial. Tim ini istimewa. Saya akan berada di sini untuk anda semua di setiap langkah," tambahnya.

Tentu saja ini menjadi kehilangan besar bagi pelatih Bima Perkasa, David Singleton. Ia pun mendoakan kedua pemainnya bisa lekas pulih.

Setelah menghadapi Prawira Bandung, Bima Perkasa Jogja masih menyisakan satu pertandingan di seri keempat IBL melawan Pacific Caesar, Sabtu (10/4/2021).

Sedangkan sang calon lawan, Prawira Bandung sudah dipastikan lolos ke fase playoff karena poin mereka sudah tak mungkin terkejar oleh peringkat kelima.

Bahkan calon lawan mereka di babak play off sudah diketahui adalah West Bandits Solo. (Tribunjogja/Hanif Suryo)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved