Basket
Dua Pemain Cedera, Bima Perkasa Jogja Akui Keunggulan Satria Muda Pertamina Jakarta
Bima Perkasa Jogja berjuang hingga perpanjangan waktu, sebelum akhirnya kalah 76-70 dari Satria Muda Pertamina Jakarta.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Bima Perkasa Jogja dipaksa mengakui keunggulan Satria Muda Pertamina Jakarta pada lanjutan seri keempat Indonesian Basketball League (IBL) 2021 di Robinson Cisarua Resort, Rabu (7/4/2021).
Tim kebanggaan masyarakat Yogyakarta ini berjuang hingga perpanjangan waktu, sebelum akhirnya kalah 76-70.
Arki Dikania Wisnu mencetak 26 angka bagi Satria Muda, termasuk dua three points terakhir yang mengakhiri perlawanan Bima Perkasa.
Rookie Bima Perkasa, Samuel Devin Susanto mencetak 25 poin Indra Muhammad mencetak 15 angka dan R.
Azzaryan Pradhitya menyumbang 12 poin.
"Kita kelihatan masih ada yang bisa di-improve. Tapi kita fokus defend, dan mental kita tiap game mau menang," ujar Arki seusai pertandingan.
Baca juga: Bima Perkasa Jogja Taklukkan NSH Mountain Gold Timika, Jaga Kans ke Playoff
Bima Perkasa Jogja yang membutuhkan kemenangan agar mereka bisa lolos ke playoffs IBL 2021, tampil habis-habisan menghadapi Satria Muda Pertamina Jakarta.
Demi mendapatkan kemenangan tersebut, Bima Perkasa menurunkan skuad terbaik.
Coach David Singleton memilih lima pemain intinya yakni R. Azzaryan Pradhitya, Ali Mustofa, Indra Muhammad, Restu Dwi Purnomo dan Galank Gunawan.
Sementara coach Milos Pejic menempatkan lima pemain utama kali ini yang terdiri dari Juan Laurent Kokodiputra, Laurentius Steven Oei, Hardianus Lakudu, M. Sandy Ibrahim Aziz, dan Arki Dikania Wisnu.
Bima Perkasa mengejutkan Satria Muda di kuarter pertama.
Khususnya dengan tiga tembakan three point yang mereka lesakkan.
Kemudian dua layup beruntun dari Galank dan Indra, membuat Bima Perkasa memimpin 19-10.
Sebelum pertandingan berakhir, Indra Muhammad bisa melepaskan three point.
Bima Perkasa Jogja menjauh 22-13.
Baca juga: Samuel Devin, Debutan Bima Perkasa Jogja yang Sukses Curi Perhatian
Tetapi Arki membalas three point tersebut sehingga kuarter pertama ditutup dengan skor 22-16.
Bima Perkasa tampil luar biasa. Mereka tetap bertahan dari gempuran Satria Muda.
Meski anak asuh Milos Pejic mendekat, namun Bima Perkasa selalu menemukan cara untuk menjauhkan diri.
Hingga kuarter kedua ditutup, Bima Perkasa tetap unggul, meski hanya dua angka saja (37-35).
Dua tembakan beruntun Christian Gunawan membuat Satria Muda hanya berjarak dua angka saja (24-26).
Tetapi Samuel Devin menunjukkan kualitasnya dengan selalu memberi jawaban atas poin Satria Muda.
Lawan terus menguntit dengan jarak dua poin sampai dua menit terakhir.
Kali ini Satria Muda punya kesempatan menyamakan kedudukan.
Sayangnya free throw Hardianus hanya masuk satu bola saja.
Sehingga Satria Muda hanya berjarak satu angka (31-32).
Tapi belum lagi bisa mendekat, Bima Perkasa menambah poin dengan layup Galank Gunawan.
Baca juga: Bima Perkasa Jaga Optimisme Lolos ke Babak Playoff IBL 2021
Di sisa 40 detik, Satria Muda menambah tiga poin beruntun.
Hardianus dan Juan Laurent membuat skor hanya terpaut dua angka (35-37).
Bima Perkasa mencetak 16 poin di paint area, lengkap dengan 5 three point dari 8 percobaan.
Ini field goals yang bagus dari Bima Perkasa.
Indra Muhammad mengemas 10 poin, dan Samuel Devin membantu dari bench dengan 9 angka.
Sementara Satria Muda mendapat 10 angka dari Arki Dikania Wisnu.
Pertandingan semakin panas setelah jeda.
Di saat-saat genting, dua pemain Bima Perkasa Jogja yakni Ali Mustofa dan Azzaryan Pradhitya harus mengalami cedera.
Mereka sama-sama bermasalah dengan tangan sebelah kanan.
Kendati begitu, perjuangan Bima Perkasa Jogja tak sedikitpun mengendur.
Lima poin dari Azzaryan membuat Bima Perkasa unggul 42-35.
Kemudian di setelah melewati menit kelima, Satria Muda mendapatkan momentum dengan mencetak lima poin beruntun.
Baca juga: IBL 2021: Bima Perkasa Jogja Takluk dari Pelita Jaya
Three point play dari Hardianus dilanjutkan dengan under basket dari Kevin Yonas.
Satria Muda mendekat 43-45.
Puncaknya, Satria Muda mampu menyamakan kedudukan jadi 46-46 lewat three point Kevin Yonas.
Kemudian di sisa dua setengah menit, Bima Perkasa delapan poin, termasuk dari Indra Muhammad.
Bima Perkasa unggul 8 angka (54-46).
Satria Muda semakin tertekan.
Tapi cederanya Ali Mustofa dan Azzaryan membuat Bima Perkasa semakin berat di kuarter keempat.
Sebab mereka berdua adalah pilar utama di tim ini.
Menepinya dua pilar Bima Perkasa berhasil dimanfaatkan Satria Muda.
Arki membuka poin disambung Laurentius, 54-50.
Galank membuka poin Bima Perkasa, ditambah Devin 60-50, dan Tifan Praditya, Bima Perkasa menjauh.
Arki mendekatkan selisih 60-54.
Baca juga: Bima Perkasa Jogja Kembali ke Jalur Kemenangan, Ini Evaluasi David Singleton
Arki dan Juan membuat Satria Muda balik memimpin 62-61.
Devin kembali membuat Bima Perkasa unggul 63-62.
Arki dan Juan kembali membuat Satria Muda memimpin 65-63.
Three points Devin membuat Bima Perkasa unggul satu angka.
Arki hanya mampu melesakkan satu angka, 66-66, over time!.
Devin membuka angka, satu free throw Kevin dan three points Sandy membuat Satria Muda memimpin 70-68.
Three points Arki menambah selisih 73-68 pada waktu tersisa satu menit empat detik.
Three points Arki memperlebar jarak 76-68.
Indra hanya mampu menipiskan selisih lewat dua free throw 76-70. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/dua-pemain-cedera-bima-perkasa-jogja-akui-keunggulan-satria-muda-pertamina-jakarta.jpg)