Prediksi Pemain Man City vs Dortmund Perempat Final Liga Champions

perempat final Liga Champions Man City vs Dortmund Perempat Final Liga Champions

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
https://twitter.com/championsleague
Hasil Drawing Perempatfinal Liga Champions 

Tribunjogja.com -- Pep Guardiola membeberkan cara terbaik Manchester City menghentikan Erling Haaland, jelang leg pertama perempat final Liga Champions, Rabu (7/4/2021) pukul 02.00 WIB.

Pelatih asal Spanyol itu menyebut bahwa membuat penyerang Borussia Dortmund tersebut tidak mendapatkan peluang di dalam kotak penalti.

Striker klub Bundesliga itu saat ini juga telah dikaitkan dengan kepindahan ke pemimpin Liga Premier Inggris dan pelatih The Citizens mengakui dia luar biasa.

Pemain internasional Nowegian telah menjadi salah satu target trasnfer terpanas di Eropa setelah mencetak 33 gol dalam 32 penampilan untuk klub Bundesliga musim ini.

Man City termasuk di antara klub yang banyak dikaitkan dengan kepindahan pemain berusia 20 tahun itu, meskipun Guardiola mengatakan pekan lalu bahwa pemimpin Liga Premier mungkin tidak mampu membeli pengganti Sergio Aguero ketika striker itu pergi pada musim panas.

"Dia (Haaland) luar biasa, semua orang tahu itu. Orang buta bisa menyadari dia luar biasa, tidak perlu menjadi manajer untuk menyadarinya," kata Guardiola tentang Haaland menjelang leg pertama Selasa di Etihad Stadium, dikutip Tribun Jogja dari Goal Global.

Ditanya tentang bagaimana menghentikannya, pelatih City itu menambahkan:

"Para striker yang mencetak gol akan mencetak lebih banyak gol ketika mereka berada di kotak kami.

“Ketika mereka memiliki lebih banyak menit dari kotak kami, mereka memiliki lebih sedikit peluang.

"Bukan hanya Haaland - Vardy, Salah, Gabriel (Jesus), Aguero - semua striker di seluruh dunia mereka ingin berada di sana sebanyak mungkin.

“Jadi cara terbaik adalah menghindari mereka berada di sana sebanyak mungkin."

Dengan City unggul 14 poin di puncak Liga Premier, tim asuhan Guardiola memiliki peluang nyata untuk merebut Quadruple atau empat gelar dalam semusim, tetapi Liga Champions tetap menjadi trofi terberat untuk dimenangkan.

Guardiola memenangkan kompetisi dua kali dengan Barcelona tetapi sejauh ini gagal melampaui babak perempat final dengan City dalam empat upaya bersama the Cityzens.

Kekalahan musim lalu datang ke tangan Lyon, yang finis di urutan ketujuh di Ligue 1, dan pelatih asal Catalan itu mengakui bahwa itu menyakitkan untuk waktu yang lama.

"Itu tetap ada di kepala saya selama berminggu-minggu, itu menyakitkan, saya tidak bisa menyangkalnya," tambah Guardiola.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved