UPDATE Hasil Autopsi TS, Korban Pembunuhan Berantai di Dermaga Pantai Glagah Kulon Progo
Dugaan pembunuhan yang merenggut nyawa TS (21), warga Pengasih, Kulon Progo masih terus diselidiki Polres Kulon Progo.
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dugaan pembunuhan yang merenggut nyawa TS (21), warga Pengasih, Kulon Progo masih terus diselidiki Polres Kulon Progo.
Jenazah TS sendiri sudah dikembalikan kepada keluarga untuk disemayamkan dengan layak, Sabtu (3/4/2021).
Menurut laporan kepolisian, TS meninggal lantaran ada kekerasan tumpul.
Autopsi dilakukan di RS Bhayangkara, Sabtu (3/4/2021).
Baca juga: Pembunuhan Berantai di Kulon Progo, Pakar Psikologi UGM Sebut Pelaku Miliki Bibit Psikopat
Kasubbag Humas Polres Kulon Progo, Iptu I Nengah Jeffry mengatakan, ada luka memar pada puncak kepala sisi kanan dan dua buah luka memar pada telapak tangan.
“Sementara, terlihat ada pelebaran pembuluh darah pada organ dalam dan pembengkakan pada jaringan otak besar serta otak kecil,” jelasnya kepada Tribun Jogja, Sabtu (3/4/2021).
Ia menambahkan, kekerasan tumpul yang dialami TS pada kepala sisi atas kanan mengakibatkan pendarahan bilik otak dan memar di batang otak.
Baca juga: UPDATE Covid-19 DI Yogyakarta: Tambahan 118 Kasus Baru, 7 Pasien Dilaporkan Meninggal Hari Ini
Sehingga, itu menyebabkan penekanan pusat pernafasan dan mati lemas atau asfiksia.
Asfiksia merupakan kematian karena kekurangan oksigen.
“Jenazah sudah diserahkan ke keluarga untuk disemayamkan,” tandasnya. (ard)