Forpi Kota Yogyakarta Akan Pantau Pelaksanaan Asesmen Standar Pendidikan Daerah (ASPD)
Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta akan melakukan pemantauan pelaksanaan Asesmen Standar Pendidikan Daerah (ASPD)
Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta akan melakukan pemantauan pelaksanaan Asesmen Standar Pendidikan Daerah (ASPD) bagi siswa kelas IX tingkat SMP, yang akan berlangsung selama empat hari, yakni mulai Senin-Kamis (5-8/4/2021).
Anggota Forpi Kota Yogyakarta Bidang Pemantauan, Baharuddin Kamba, mengatakan pemantauan pelaksanaan ASPD bagi siswa kelas IX tingkat SMP khususnya di Kota Yogyakarta di tengah pandemi Covid-19 ini dilakukan guna memastikan pelaksanaan ASPD di Kota Yogyakarta berjalan dengan lancar, tanpa ada halangan apa pun.
Termasuk di dalamnya, adalah terkait protokol kesehatan (prokes) dapat dijalankan secara ketat.
Baca juga: Densus 88 Kembali Geledah Rumah di Jotawang Bantul, Tak Ada Senjata Maupun Bahan Peledak
Apabila ada peserta atau pengawas ujian ASPD dengan suhu tubuh melebihi ketentuan yang ada atau memiliki gejala penyakit yang dapat menularkan virus Covid-19, maka pihak sekolah dapat segera berkoordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 yang ada di sekolah atau Satgas terdekat.
"Diupayakan orang tua/wali murid dapat mengantar maupun menjemput anak sendiri tanpa harus menggunakan jasa ojek online (ojol) karena riskan penyebaran virus corona," ungkap Baharuddin, Sabtu (3/4/2021).
"Para siswa diharapkan setelah ujian selesai langsung pulang ke rumah masing-masing. Tidak perlu mampir ke tempat lain," sambungnya.
Ia melanjutkan, jika pun terpaksa kondisinya (karena kedua orang tua bekerja) dan siswa menggunakan jasa ojek online, maka prokes wajib dijalankan secara ketat.
Atau bisa juga pihak sekolah memberikan kebijakan berupa diskresi dengan membolehkan anak membawa kendaraannya sendiri karena kondisi. Dengan catatan memarkirkan kendaraan secara tertib dan tentunya mematuhi peraturan berlalu lintas.
Harapannya, kata Baharuddin, ASPD berjalan dengan lancar hingga selesai. Para siswa mengedepankan nilai-nilai kejujuran serta sarana prasarana di sekolah sudah disiapkan jauh hari sebelumnya.
Selain itu, jaringan internet dan aliran listrik dipastikan tidak mengalami gangguan selama pelaksanaan ASPD berlangsung.
Adapun SMPN yang akan Forpi Kota Yogyakarta pantau pada hari pertama pelaksanaan ASPD, yakni SMPN 5, SMPN 8, SMPN 4, dan SMPN 15.
Pemantauan dilakukan mulai pukul 08.00 WIB hingga rampung. Pada pelaksanaan ASPD kali ini akan dibagi menjadi dua sesi.
Baca juga: Sambangi Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Empat Hal ini Jadi Bahasan AHY dan Haedar Nashir
Mata pelajaran yang diujikan pada hari pertama pelaksaan ASPD adalah bahasa Indonesia.
Sebagai infomasi, ASPD bertujuan untuk memetakan mutu pendidikan di DIY dan sebagai alat seleksi masuk SMA/SMK Negeri di DIY.
ASPD tidak menentukan kelulusan para siswa, tetapi sebagai alat seleksi ketika mendaftar ke SMA/SMK Negeri karena nilai rapor belum memenuhi standar serta penentuan nilai rapor masing-masing sekolah berbeda.
Sehingga tidak bisa dijadikan standar untuk seleksi masuk ke jenjang SMA/SMK Negeri dan belum bisa dijadikan patokan mutu suatu sekolah. (uti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-berita-pendidikan.jpg)