Profil Ketua DPRD Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, Bangga Tampil Beda dan Berbudaya
Ketua DPRD Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih kerap mencuri perhatian tiap tampil di berbagai acara resmi.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Ketua DPRD Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih kerap mencuri perhatian tiap tampil di berbagai acara resmi.
Bagaimana tidak, ia tampil beda dengan kebaya tradisional lengkap dengan beragam bentuk sepatu bot.
Seperti saat ditemui Tribun Jogja pada Jumat (19/03/2021) lalu, ia mengenakan terusan motif batik bernuansa merah. Lengkap dengan sepatu bot berwarna senada.
"Ini motifnya amarilis, motif batik khas Gunungkidul," kata wanita yang akrab disapa Mbak Endah ini.
Baca juga: Dipercaya Jadi Tim Visit Store, Viecintia Rina Pratomo Dalami Dunia Konten Kreator
Saat ditanyakan, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Gunungkidul ini memiliki sekitar 200 lebih koleksi kebaya serta selendangnya. Begitu juga batik beragam motif lebih dari 250 koleksi.
Menurut Endah, gaya berpakaiannya itu didasarkan pada kecintaannya terhadap budaya Nusantara. Terutama mengikuti prinsip Trisakti Soekarno, tokoh bangsa panutannya.
"Beliau menekankan soal kepribadian berkebudayaan, itu saya jaga lewat tata cara berbusana," tuturnya.
Begitu pula dengan sepatu botnya yang selalu menarik perhatian lantaran modelnya begitu beragam. Namun ada kisah tersendiri di balik sepatu tersebut.
Endah mengungkapkan ia menderita Fibromyalgia. Salah satu gejalanya adalah tidak kuat menahan udara dingin yang bisa menyebabkan peradangan, terutama di bagian kaki dan tangan.
Itu sebabnya sepatu bot selalu dikenakan untuk menjaga kondisinya saat beraktivitas. Namun tanpa disadari justru ia jadi pusat perhatian banyak orang karena sepatunya itu.
"Sampai ada yang minta sepatu bot yang sudah lama dipakai. Ya saya kasih," kata Endah sembari tertawa.
Mengingat ia seorang tokoh publik, wanita yang menetap di Ponjong ini sadar penampilan jadi aset yang perlu dijaga. Itu sebabnya ia selalu menyesuaikan penampilannya dari atas hingga bawah.
Kecintaannya terhadap kebudayaan negeri sendiri tak melulu lewat pakaian. Endah pun memanfaatkan kediamannya sebagai tempat pembelajaran budaya Jawa.
Warga belajar menulis aksara, membatik, bermusik, hingga menari.
Adapun bangunan rumah sengaja ia buat dengan gaya Limasan khas Jawa. Semua itu dilakukan sebagai upaya agar generasi ke depan tetap mengenal budaya tempatnya berasal.
Baca juga: Daftar Pemain AC Milan, Inter Milan, Juventus yang Berpotensi Bebas Transfer
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ketua-dprd-gunungkidul-endah-subekti-kuntariningsih-alx.jpg)