Breaking News:

Jawa

Puluhan Pelanggar Terekam Kamera Tilang Elektronik Tiap Hari di Kota Magelang

Setiap hari setidaknya ada sekitar 10 pengendara yang kedapatan melakukan pelanggaran lalu lintas di Kota Magelang.

sosttoday.com
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, KOTA MAGELANG - Polres Magelang Kota menyebut sedikitnya puluhan pengendara kedapatan melanggar aturan lalu lintas sejak dioperasikannya program Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE)

Setiap hari setidaknya ada sekitar 10 pengendara yang kedapatan melakukan pelanggaran lalu lintas di wilayah setempat dengan berbagai macam pelanggaran dan terekam oleh kamera tilang elektronik.  

"Sejak pertama kali diluncurkan secara nasional setidaknya puluhan pelanggar terekam setiap harinya. Kalau di total pasti banyak karena setiap satu jam setidaknya ada 10 yang kedapatan melanggar," kata Kapolres Magelang Kota, AKBP R. Fidelis Purna Timoranto, Jumat (26/3/2021). 

Dia menyatakan, sejak diluncurkan pertama kali pada 23 Maret lalu hingga saat ini pihaknya masih memberlakukan uji coba terhadap program tilang elektronik itu.

Baca juga: Catat, Ini Jenis Pelanggaran Lalin yang Bisa Kena Tilang Elektronik

Uji coba itu dilakukan sampai batas waktu tertentu. 

"Sifatnya masih uji coba jadi kami belum kirim surat tilang. Masih tahap sosialisasi. Untuk pelanggar belum dilakukan penindakan penilangan," katanya. 

"Uji cobanya sampai kapan kami masih menunggu arahan dari pusat. Saat ini kami harap masyarakat bisa mengetahui program ini dan tertib dalam berlalu lintas," katanya. 

Sebelumnya Polres Magelang Kota telah menerapkan program ETLE yang dipasang di dua titik dan aktif melakukan perekaman jika ada pengendara yang melakukan pelanggaran. 

“Dalam waktu dekat dengan berkerjasama dengan Dinas Perhubungan, kami akan perbanyak lagi titik CCTV menjadi 9 titik yang diletakkan di perempatan wilayah Kota Magelang,” jelas Kapolres.

Dia menjelaskan, program ini cukup membantu pula bagi petugas dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Baca juga: Kena Tilang Elektronik, 7 Hari Tanpa Konfirmasi, Pajak Kendaraan Diblokir

Sebab, petugas tidak lagi bertemu dan bertatap muka dengan pengendara. 

“Selain untuk menangkap para pelanggar lalu lintas pemasangan CCTV ini juga dapat membantu pengungkapan tindak pidana kasus kejahatan lain,” tambahnya.

Kasatlantas Polres Magelang Kota, AKP Sugito menambahkan, saat ini petugas juga dilengkapi dengan fasilitas helm berkamera atau disebut kamera kopek sebanyak lima buah untuk melakukan perekaman data pelanggar yang siap diinput oleh komputer. 

“Kamera kopek ini juga di-launcing bersamaan dengan program ETLE. Helm adalah program dari Polda Jateng untuk membantu petugas saat patroli sehingga meminimalisir adanya pertemuan antara perugas dan pelanggar," katanya. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved