Erupsi Gunung Merapi
UPDATE Gunung Merapi, Muntahkan 3 Kali Guguran Lava Pijar Hingga 1 Km Pagi Ini 24 Maret 2021
Gunung Merapi (2.968 mdpl) masih menunjukkan aktivitas erupsi pagi ini (Rabu, 24/3/2021). Selama pukul 00.00-06.00 WIB Gunung Merapi teramati memuntah
Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gunung Merapi (2.968 mdpl) masih menunjukkan aktivitas erupsi pagi ini (Rabu, 24/3/2021).
Selama pukul 00.00-06.00 WIB, Gunung Merapi teramati memuntahkan 3 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.000 m ke arah barat daya.
"Gunung jelas. Asap kawah tidak teramati," kata Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, Rabu (24/3/2021).
Baca juga: Jadwal Piala Menpora 2021 Hari Ini : Persiraja vs Persita, Bali United vs Persib LIVE di Indosiar
Adapun aktivitas kegempaan yang terjadi pada periode tersebut antara lain 18 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-34 mm dan durasi 12-148 detik, 2 kali gempa hembusan dengan amplitudo 5-6 mm dan durasi 13-16 detik, serta 1 kali gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 6 mm, S-P 0.5 detik, dan durasi 10 detik.
Secara meteorologi, cuaca Gunung Merapi cerah dan berawan. Angin bertiup sedang ke arah timur. Suhu udara 16-21 °C, kelembaban udara 55-71 persen, dan tekanan udara 871-933 mmHg.
Sementara, pada periode sebelumnya, yakni Selasa (23/3/2021) pukul 18.00-24.00 WIB, gunung tampak jelas, kabut 0-I, hingga kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati.
"Teramati 10 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 900 m ke arah barat daya," lanjut Hanik.
Kegempaan yang terjadi pada periode ini antara lain, 29 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-27 mm dan durasi 11-125 detik, 2 kali gempa hembusan dengan amplitudo 6-7 mm dan durasi 16 detik, dan 1 gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 3 mm, S-P 0.7 detik, dan durasi 9 detik.
Secara meteorologi, cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup sedang ke arah timur. Suhu udara 14-24 °C, kelembaban udara 59-89 persen, dan tekanan udara 836-933 mmHg.
Hanik menyampaikan, Gunung Merapi sampai saat ini masih berstatus siaga (level III).
Potensi bahaya saat ini, kata Hanik, berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km.
Baca juga: Doa Nabi Muhammad SAW Untuk Kebaikan Dunia & Akhirat, Doa Sapu Jagat, Simak Riwayatnya
"Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apa pun di daerah potensi bahaya. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi," ungkap Hanik.
Ia menambahkan, penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam kawasan rawan bencana (KRB) III direkomendasikan untuk dihentikan.
Selain itu, pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.
"Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali," tandas Hanik. (uti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/update-gunung-merapi-pagi-ini-selasa-23-maret-2021-guguran-lava-pijar-terjadi-9-kali.jpg)