Breaking News:

Pendidikan

Tak Bisa Serentak, Sekolah Tatap Muka di DI Yogyakarta Harus Terapkan Skema Uji Coba Terlebih Dahulu

Upaya uji coba dianggap penting untuk memastikan kesiapan sekolah dan meminimalisir dampak negatif dari penyebaran COVID-19.

Penulis: Yuwantoro Winduajie
Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com / Yuwantoro Winduajie
Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji meminta kabupaten kota untuk menggelar uji coba terlebih dahulu sebelum menggelar pembelajaran tatap muka di sekolah-sekolah.

Sehingga penyelenggaraan sekolah luring tak bisa dilakukan secara serentak dari jenjang SD hingga SMA.

Hal ini sejalan dengan arahan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X yang meminta pembelajaran tatap muka agar dimulai dari jenjang pedidikan tertinggi.

Seperti sekolah menengah atau perguruan tinggi.

Upaya uji coba dianggap penting untuk memastikan kesiapan sekolah dan meminimalisir dampak negatif dari penyebaran COVID-19.

Baca juga: Uji Coba Sekolah Tatap Muka Jenjang SMA Akan Digelar April, Ini Pertimbangan Disdikpora DIY

Selain itu tiap sekolah juga memiliki ketersediaan sarana dan prasarana yang berbeda-beda sehingga keputusan untuk menggelar tatap muka di seluruh jenjang pendidikan dianggap terlalu berisiko.

Seperti diketahui, keputusan untuk menggelar sekolah tatap muka pada jenjang SD hingga SMP menjadi wewenang pemerintah kabupaten/kota.

"Tidak mengizinkan (sekolah tatap muka tanpa percobaan). Anak-anak kalau di kelas mungkin bisa kita atur berjarak. Tapi pada saat istirahat itu belum tentu. Hal-hal seperti ini juga perlu diatur," papar Aji.

Terkait sekolah menengah atas atau SMA, Aji telah meminta Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY untuk segera menggelar uji coba di pertengahan bulan April hingga Mei.

"Kita kan pada Minggu ketiga hari Senin (Juli) ada pembelajaran hari pertama masuk sekolah. Itu nanti kita akan tatap muka atau tidak dasarnya adalah hasil evaluasi kita terhadap pilot projects 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY," paparnya. ( Tribunjogja.com

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved