Sport
Bima Perkasa Jogja Tak Sanggup Hadapi Kedigdayaan Indonesia Patriots
Bima Perkasa Jogja (BPJ) nampaknya sedang masuk dalam kondisi terburuk belakangan ini.
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Usai dipermalukan West Bandits Solo Sabtu (21/3/2021) kemarin, Bima Perkasa kembali dipaksa menyerah saat menghadapi Indonesia Patriots dengan skor jembar 74-62 Minggu (22/3/2021) petang.
Keterpurukan itu membuat posisi puncak klasemen Divisi Merah diambil alih Louvre Surabaya.
Pada hari yang sama, mereka berhasil menekuk Prawira Bandung dengan skor telak 73-61.
Bima Perkasa Jogja (BPJ) nampaknya sedang masuk dalam kondisi terburuk belakangan ini.
Tim asuhan David Singelton itu sedang kehilangan banyak pemain pilar sejak pertandingan ketiga.
Baca juga: Bima Perkasa Jogja Kalah Telak dari Tim Asal Solo di Laga Keenam IBL
Imbasnya, dalam dua pertandingan terakhir, BPJ harus mengakui kegagahan lawan-lawannya.
Kekalahan BPJ ini menjadi yang ketiga sekaligus kedua beruntun.
Bima Perkasa Jogja kemudian harus legawa menerima keadaan, lantaran sang kapten kapten Azzaryan Pradhitya harus ikut bergabung dengan Galank Gunawan, Rachmad Febri Utomo, Restu Dwi Purnomo, dan Tifan Eka Pradita di bangku cadangan.
Pemain bernomor tujuh itu memang sempat bermain selama 28 menit dengan torehan 13 poin dan 5 asis, setelahnya, ia harus ditandu keluar lapangan di kuarter empat.
Hingga kini, manajemen dan tim pelatih belum memberi keterangan tentang kondisi tim.
Dalam laga itu, Bima Perkasa hanya diperkuat delapan pemain: Indra Muhammad, Ali Mustofa, Azzaryan Pradhitya, Raylly Pratama, Isman Thoyib, Samuel Devin, Avin Kurniawan, dan David Simeon Lavi.
Sementara Galank, Febri, Tifan, dan Restu hanya bisa menonton laga di pinggir lapangan, mereka sebelumnya mengalami cedera cukup serius.
Meski terjadi krisis pemain di kubu BPJ, mereka masih menjadi ancaman serius bagi Timnas Muda setelah menutup kuarter pertama dengan keunggulan 18-9.
Kuarter dua, delapan pemain BPJ yang dirotasi David masih mampu bernapas.
Sementara itu Indonesia Patriots mulai menemukan ritme permainannya dikomandoi Muhammad Arighi dan Yudha Saputra.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bima-perkasa-jogja-tak-sanggup-hadapi-kedigdayaan-indonesia-patriots.jpg)