Dua Hari Jelang Pertandingan Perdana, Komunikasi Pemain PSS Sleman Belum Terbangun Utuh

Kapten PSS Sleman, Bagus Nirwanto mengaku komunikasi pemain belum berjalan baik. Hal tersebut dinilainya saat menjalani uji coba

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Bagus Nirwanto 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kapten PSS Sleman, Bagus Nirwanto mengaku komunikasi pemain belum berjalan baik. Hal tersebut dinilainya saat menjalani uji coba melawan tim Liga 3, Ebod Jaya FC.

Bagus dan kolega hanya bisa menang 1-0 dalam pertandingan yang digelar di kawasan Cimahi, Kabupaten Bandung, Jumat (19/3/2021).

“Dari hasil uji coba kemarin, kalau komunikasi memang kita sudah jalan tapi belum maksimal. Karena memang kita baru pertama kali uji coba, jadi belum tahu karakter satu sama lainnya,” kata Bagus, Sabtu (20/3/2021).

Permainan PSS Sleman dilihat Bagus masih terasa kaku, padahal pertandingan perdana Super Elang Jawa hanya tinggal dua hari lagi.

Baca juga: DPRD Kota Yogyakarta Tolak Sekolah Tatap Muka Selama Status Tanggap Darurat Belum Dicabut

"Sangat penting bagi para pemain untuk mengenal karakter satu sama lain, namun saya sebagai kapten akan tetap berusaha supaya rekan-rekannya dapat cepat berbaur di dalam maupun luar lapangan," bebernya.

Bagus dan kawan-kawan sudah beradad di Bandung sejak 13 Maret 2021, siasat ini dilakukan tim supaya semua penggawa dapat memeliki selang waktu untuk berlatih bersama, meski sudah kalah start dari semua tim yang berada di Grup C.

Bahkan hingga kini, pelatih PSS Sleman, Dejan Antonic, masih belum terlihat bergabung di pemusatan latihan dengan tim, begitu pula dengan pemain asing rekrutan anyar, Mario Maslac dan Nico Velez.

Selain itu Bagus juga mengaku harus beradaptasi dengan cuaca di Bandung, yang cenderung lebih dingin daripada di Sleman.

“Ada perbedaan saat tanding atau latihan di Bandung dengan Sleman. Di sini suasananya cukup dingin, enggak kayak di Jogja dan Sleman udara di sana agak panas,” ungkapnya.

Soal kondisi pemain, Bagus menyebut dirinya sudah 99 persen untuk siap bertanding di Piala Menpora 2021. Baginya materi latihan fisik selama enam hari di Bandung cukup membuahkan hasil bagi semua pemain.

"Kalau dari saya sendiri untuk menghadapi Piala Menpora kondisi sudah 99% kayaknya. Tapi memang masih ada kekurangan di sana dan kita perbaiki,” kata Bagus.

Sementara itu, Kim Kurniawan mengemukakan soal komunikasi antar pemain PSS Sleman telah mendapat chemistry satu sama lain, tidak hanya di dalam lapangan, tapi di luar lapangan.

"Komunikasi juga cukup baik dan chemistery juga sudah dapat. Di luar lapangan juga sudah dapat chemisterynya. Kalo di luar lapangan sudah dapat, di dalam lapangan jadi semakin gampang," katanya.

Namun, ia tak memungkiri jika masih perlu adaptasi lebih lama lagi supaya komunikasi itu menjadi lebih baik lagi.

Hal itu dilihatnya dari pelatihan sebelum-sebelumnya yang belum mengarah ke soal komunikasi dan taktikal.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved