Breaking News:

Pengikut Aliran Hakekok di Pandeglang Banten Bertaubat dan Kembali Jalankan Syariat Islam

Pengikut aliran hakekok menjalani pertaubatan dan dibina di bawah bimbingan tokoh Agama Islam, Abuya Muhtadi di Pondok Pesantren miliknya.

Editor: Muhammad Fatoni
Tribunbanten
Polisi berjaga-jaga di sekitar rumah milik A (52), pimpinan dugaan aliran sesat Hakekok di Desa Karangbolong, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, diberi garis polisi pada Jumat (12/3/2021). Sebelumnya polisi mengamankan 16 orang anggota kelompok aliran Bakekok di desa tersebut usai laporan ritual mandi bareng antara laki-laki dan perempuan hingga anak-anak tanpa busana. 

TRIBUNJOGJA.COM - Para pengikut aliran Hakekok Balakasuta yang diduga sebagai aliran sesat di Pandeglang Banten kini telah bertaubat.

Sebanyak 16 orang pengikut aliran Hakekok Balakasuta pun dikabarkan telah menjalani pertaubatan.

Mereka disebut-sebut telah kembali menjalankan syariat Islam.

Sebelumnya, mereka sempat menjalankan ajaran yang dibawa oleh Abah Arya.

Ajaran itu membuat mereka harus mandi bersama tanpa memakai busana.

Mereka dibina di bawah bimbingan tokoh Agama Islam, Abuya Muhtadi di Pondok Pesantren miliknya yang berada di Kecamatan Cidahu.

"Pada Sabtu yang lalu para anggota tersebut sudah dibawa ke pondok pesantren dan sudah melakukan pertaubatan hingga ada yang menangis pada saat itu," kata Kejari Pandeglang Suwarno saat dihubungi, Senin (15/3/2021).

Baca juga: FAKTA di Balik Aliran Hakekok di Pandeglang Banten, Pengakuan Warga hingga Dugaan Aliran Sesat

Baca juga: Dugaan Ritual Aliran Sesat Hakekok di Pandeglang Banten, Pria-Wanita hingga Anak-anak Mandi Bersama

Di hadapan Abuya Muhtadi, mereka mengakui kesalahan.

Mereka meminta maaf kepada seluruh masyarakat Pandeglang.

 Menurut Suwarno, para anggota Hakekok itu masih harus dibina dan dibimbing.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved