Breaking News:

Bima Perkasa Jogja Kalahkan Louvre Dewa United dengan Skor Tipis

Bima Perkasa Jogja mengungguli Louvre Dewa United dengan penampilan atraktif dalam ajang Indonesian Basketball League (IBL) 2021. 

(Dok Bima Perkasa)
DOKUMENTASI Pebasket Bank BPD DIY Bima Perkasa, Indra Muhammad saat tampil pada uji tanding 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bima Perkasa Jogja mengungguli Louvre Dewa United dengan penampilan atraktif dalam ajang Indonesian Basketball League (IBL) 2021. 

Skuad besutan David Singleton itu tampil mengesankan di laga yang diglear di Robinson Resort Cisarua Bogor itu dengan skor 66-59, Sabtu (13/3/2021).

Indra Muhammad, top skor Bima Perkasa yang menorehkan 20 poin dan 6 rebound selama laga membeberkan alasan bisa mengakhiri tren positif Louvre.

Baca juga: Tinggalan Jumenengan Dalem, Keraton Yogyakarta Gelar Labuhan di Pantai Parangkusumo Bantul

"Coach Dave minta kami agar menahan shooter mereka dan bigman. Itu saja kuncinya dan sepanjang laga kami bilang jangan pernah capek," kata Indra Muhammad usai laga.

David Singleton tampaknya hafal dengan kapasitas Louvre. Selama dua pertandingan Louvre, skuad asuhan Bedu itu bergantung pada Jamar Andrre Johnson dalam membangun serangan dan bertahan. 

David menugaskan pemain yang tepat: Ali Mustofa untuk mematikan ruang gerak pemain naturalisasi itu sejak awal pertandingan. 

Ali terlihat sebagai pemain yang tak takut adu fisik, hal itu membuatnya jadi sosok menakutkan bagi Jamar yang sempat ditarik keluar di pertengahan kuarter pertama.

Kedudukan masih berimbang di 17-17 di kuarter pertama, Bima Perkasa langsung melesat di kuarter dua. Indra Muhammad mulai menunjukan tajinya dengan memperoleh 14 poin di kuarter dua, sehingga kemampuannya berhasil membawa Bima Perkasa unggul di kuarter tiga dengan 37-27. 

Akurasi tembakkan Bima Perkasa sempat menurun ke angka 38 persen, namun Louvre tak lebih baik dengan prosentase kenaikan hanya lima persen, dari 28% ke 33% di kuarter tiga.

"Di kuarter tiga kami sempat terjebak dalam zona defense mereka. Tapi setelah Time Out kami menjebak mereka dengan taktik sederhana," kata David Singleton kepala pelatih Bima Perkasa.

Baca juga: UPDATE Gunung Merapi, Keluarkan 9 Kali Guguran Lava Ke Arah Barat Daya Siang Tadi

Jamar yang mulai membuka keran angka di kuarter empat lagi-agi harus bertemu mimpi buruk karena Ali secara bergantian menutup ruangnya dengan pemain senior, Rachmad Febri Utomo.

Sementara itu shooter Louvre seperti Sandy Febiansyakh dan Dio Tirta juga tak berkutik menghadapi taktik defense Bima Perkasa yang adaptif sepanjang kuarter empat. 

Nyaris menyamakan kedudukan, Louvre lupa memperketat area pertahanan sehingga mampu dirobek dengan mudah oleh Azzaryan Pradhitya dengan drive dan lemparan tiga angka. Louvre akhirnya menyerah 66-59.

"Game Plan cukup efektif. Saya senang dengan permainan anak-anak tapi jangan terlalu terlena dengan kemenangan dan secara pribadi saya mau bilang, selamat datang kembali Febri!," tegas David Singleton. (tsf)

Penulis: Taufiq Syarifudin
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved