Breaking News:

Masih Berlakukan PPKM Mikro, Pemkab Klaten Belum Berani Laksanakan Belajar Tatap Muka di Sekolah

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten masih memaksimalkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa-siswi di daerah itu dan belum berani

TRIBUNJOGJA/ Almurfi Syofyan
Bupati Klaten, Sri Mulyani saat ditemui di salah satu rumah makan di bilangan Klaten Selatan, Rabu (10/3/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten masih memaksimalkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa-siswi di daerah itu dan belum berani untuk melaksanakan ujicoba belajar tatap muka dalam waktu dekat ini.

Hal itu lantaran masih merebaknya pandemi Covid-19 di daerah tersebut meski saat ini Klaten berada di zona oranye atau risiko sedang penyebaran Covid-19.

"Kami belum berani mengambil risiko untuk melaksanakan belajar tatap muka di sekolah," ujar Bupati Klaten, Sri Mulyani saat ditemui di salah satu rumah makan di daerah Klaten Selatan, Rabu (10/3/2021).

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Penumpang, KAI Commuter Tambah Empat Perjalanan KRL Yogyakarta-Solo

Ia mengatakan, pelaksanaan pembelajaran tatap muka di sekolah juga belum mendapat izin dari pemerintah pusat karena saat ini Pemkab Klaten juga masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat(PPKM) berbasis mikro di Klaten.

Adapun pelaksanaan PPKM berbasis mikro di Klaten berlangsung hingga 22 Maret 2021 mendatang.

"Kita kan juga masih melakukan PPKM berbasis mikro jadi untuk saat ini belum ada belajar tatap muka," ucapnya.

Untuk itu, lanjut Mulyani, pihaknya mendorong Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten untuk menerapkan pembelajaran Guru Tonggo yang bisa membuat siswa mendapatkan materi pelajaran secara maksimal.

Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Klaten, Ronny Roekmito menambahkan jika pelaksanaan belajar tatap muka di sekolah memang belum mendapat izin dan juga terbentur oleh salah satu poin di PPKM berbasis mikro.

Baca juga: PT PLN Persero Junjung Tinggi Kesetaraan Pekerja Perempuan dan Laki-laki

"Pelaksanaan belajar tatap muka di sekolah itu terbentur di PPKM berbasis mikro, karena salah satu poin dari PPKM mikro yakni berbunyi memang tidak boleh sekolah tatap muka, jadi masih dimaksimalkan belajar daring," tambahnya.

Ia mengatakan, pada prinsipnya belajar tatap muka di sekolah saat di uji cobakan pada tahun lalu berjalan cuku baik.

Namun karena menjelang akhir tahun 2020 lalu tingkat sebaran kasus Covid-19 mengalami peningkatan maka ujicoba belajar tatap muka terbatas dihentikan hingga situasi kembali normal. (Mur)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved