Berapa Kedalaman Miss V Wanita? Ternyata Segini Ukurannya . . .
Rata-rata kedalaman atau panjang saluran Miss V alias vagina tiga sampai enam inci atau kurang lebih 15 cm.
Tribunjogja.com - Mungkin pernah terbesit di benak Anda pertanyaan berapa kedalaman vagina alias Miss V? Melansir Healthline, rata-rata saluran Miss V panjangnya tiga sampai enam inci atau kurang lebih 15 cm.
Jika Anda membutuhkan bantuan visual, itu kira-kira seukuran telapak tangan.
Miss V diketahui bersifat elastis, sehingga mereka dapat mengembang dan patah kembali seperti karet gelang.
Tetapi saluran Miss V dapat berubah bentuk dalam situasi tertentu, seperti saat melakukan hubungan seks atau melahirkan.
Saat berhubungan seksual, saluran Miss V bisa lebih panjang untuk mengakomodasi penetrasi.
Gairah seksual memaksa leher rahim dan rahim terangkat dan melebar, yang menyebabkan dua pertiga bagian atas Miss V memanjang.
Saluran Miss V akan meregang sangat lebar saat seorang wanita melahirkan. Hal itu memungkinkan bayi dapat keluar dari rahim.
Beberapa wanita yang melahirkan mungkin melihat perubahan pada Miss V mereka, seperti terasa longgar atau kering, atau terlihat lebih lebar dari sebelumnya. Anda mungkin juga merasakan sakit namun itu sangat normal.
Miss V akan menjadi lebih kencang dalam beberapa hari setelah melahirkan, dan akan kembali seperti semula sekitar enam bulan setelah melahirkan. Meskipun penampilan Miss V tidak akan persis sama, namun itu normal.
Jika elastisitas Miss V melemah, itu mungkin tidak dapat menarik sepenuhnya. Ini bisa terjadi pada wanita yang pernah mengalami banyak kelahiran. Penuaan juga bisa melemahkan otot-otot Miss V, terlepas dari melahirkan.
Meskipun mungkin ada ukuran dan bentuk rata-rata, alat kelamin setiap orang benar-benar berbeda satu sama lainnya. Jadi, setiap orang tidak memiliki kesamaan ukuran.
Baca juga: Jangan Kaget, Inilah Sederet Perubahan Miss V Ketika Perempuan Menginjak Usia 40 Tahun
Miss V Longgar Akibat Sering Hubungan Seks?
Ada mitos yang berkembang di masyarakat lubang vagina atau Miss V bisa longgar akibat hubungan seks yang terlalu sering. Benarkah mitos tersebut?
Pakar obstetri dan ginekologi dari New York, Alyssa Dweck punya jawaban seputar mitos Miss V.
"Hubungan seks tidak akan mengubah ukuran miss V kecuali kalian melakukan aktivitas seksual dengan cara yang tidak biasa," ucapnya, dilansir dari laman Health.
Menurutnya, Miss V memiliki banyak saraf dan suplai darah yang membuat ukurannya bisa kembali ke kondisi semula ketika melakukan hubungan seksual.
Ketika seorang wanita mengalami rangsangan seksual, Miss V akan mengeluarkan cairan yang berfungsi sebagai pelumas.
Baca juga: Tak Perlu Obat Kuat, Konsumsi 4 Bahan Alami Ini untuk Memperbesar Ukuran Mr P
Akibatnya, lubang Miss V akan mengembang dan melebar untuk memudahkan penetrasi penis sehingga memicu rasa sakit.
"Ukuran Miss V akan kembali normal ketika gairah dan aktivitas seksual selesai," ucap Dweck.
Oleh karena itu, mitos mengenai Miss V yang longgar karena hubungan seksual adalah hal yang keliru.
Dweck juga mengatakan ukuran lubang Miss V memang bisa mengalami perubahan ketika aktivitas seksual terjadi beberapa kali.
"Ketika pertama kali berhubungan seksual, lubang Miss V memang lebih rapat karena ada selaput darah yang menutupinya," ucap Dweck.
Selaput darah adalah selaput tipis yang menutupi lubang Miss V semua wanita sejak lahir.
Selaput dara bisa saja rusak karena penggunaan tampon atau olahraga.
Meski tanpa selaput darah, kata Dweck, lubang miss V juga tidak akan melonggar.
Apakah melahirkan membuat Miss V longgar?
Melansir laman Health, persalinan pervaginam bisa merengangkan saluran dan mengakibatkan pembukaan miss V secara permanan, terutama ketika proses persalinan dibantu dengan menggunakan forceps atau alat untuk mengeluarkan bayi.
"Bayi ukuran empat kilogram pun bisa melewati miss V . Meski tidak akan kembali 100% seperti sedia kala, Miss V tetap bisa kembali menyerupai kondisi normal," kata Dweck.
Akan tetapi, wanita yang mengalami robekan atau episiotomi yang besar selama persalinan sangat kecil kemungkinannya memiliki Miss V dengan kondisi seperti sedia kala.
Ahli obstetri dan ginekologi dari California, Sherry A. Ross, mengatakan lubang miss V yang longgar bisa kembali mengecil ketika wanita mengalami menopause.
"Saat menopause, wanita jarang melakukan hubungan seks dan produksi estrogen juga mengalami penurunan sehingga membuat lubang Miss V mengecil," ucap Ross.
Ross juga menambahkan, ukuran lubang Miss V sebenarnya tidak mempengaruhi kualitas seksual pasangan.
"Miss V yang longgar sebenarnya tidak memberi pengaruh yang signifikan pada kepuasan seksual. Jadi, hal itu bukan sesuatu yang patut dirisaukan," tambahnya.(Sonora/Kompas)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/vagina-mrs-v-ilustrasi.jpg)