Breaking News:

Terpidana Mati Kasus Narkoba Mary Jane Turut Dipindah ke Lapas Perempuan Wonosari Gunungkidul

Informasi yang dihimpun Tribun Jogja, Mary Jane merupakan warga asal negara Filipina yang terlibat kasus penyelundupan narkoba jenis heroin.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Alexander Ermando
Kadivpas Kanwil Kemenkumham DIY Gusti Ayu Putu Suwardani dan Kepala Lapas Perempuan Kelas II B Yogyakarta Ade Agustina (kanan) 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Sebanyak 88 warga binaan menempati gedung baru Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas II B Yogyakarta di Wonosari, Gunungkidul.

Mereka dipindah dari Lapas Kelas II A Wirogunan, Kota Yogyakarta.

Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kantor Wilayah Kemenkumham DIY, Gusti Ayu Putu Suwardani menyebut terpidana mati Mary Jane Fiesta Veloso termasuk di antaranya.

"Betul, salah satu warga binaan bernama Mary Jane ikut dipindahkan ke sini," kata Ayu pada wartawan, Rabu (10/03/2021).

Baca juga: Sebanyak 88 Warga Binaan Dipindah ke Lapas Perempuan Kelas II B di Wonosari Gunungkidul

Informasi yang dihimpun Tribun Jogja, Mary Jane merupakan warga asal negara Filipina yang terlibat kasus penyelundupan narkoba jenis heroin.

Ia divonis hukuman mati sejak 2010 silam.

Ayu mengungkapkan kondisi Mary Jane terbilang baik dan sehat.

Ia disebut memiliki perilaku yang luar biasa baik dan mengalami banyak perubahan.

"Kami sendiri tidak ada perlakuan khusus (pada Mary Jane)," ujarnya.

Selain Mary Jane, ada 5 warga binaan perempuan lainnya yang merupakan warga negara asing (WNA).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved