KSAD Jenderal Andika Perkasa Jelaskan Status Aprilia Manganang, Terlahir Pria Tapi Alami Hipospadia
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa menjelaskan secara langsung status atlet voli yang juga anggota TNI Aprilia Manganang.
TRIBUNJOGJA.COM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa menjelaskan secara langsung status atlet voli yang juga anggota TNI Aprilia Manganang.
Jenderal Andika menyebut Aprilia Manganang merupakan seorang pria.
Namun sejak lahir, atlet yang juga prajurit TNI berpangkat Serda tersebut mengalami kelainan hipospadia.
"Sebetulnya kelainan pada sistem reproduksi laki-laki ini cukup sering terjadi.
Bahkan menempati peringkat kedua dari kasus biasa yang terjadi untuk kelahiran bayi laki.
Menurut data saat ini setiap 250 bayi laki-laki lahir ada satu bayi laki-laki alami hipospadia," ujar di Mabes AD, Jalan Veteran, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (9/3/2021) dikutip dalam TV One.
Jenderal Andika menambahkan jika Sersan Manganang ini bukan transgender, bukan juga interseks.
"Tidak masuk dalam kategori itu semua. Saya tahu definisinya dan tim dokter pun tahu semua definisinya.
Karena memang kelainan yang dialami adalah hipospadia.
Jadi selalu kembalikan ke situ," kata Jenderal Andika
Baca juga: Dugaan Unlawful Killing Laskar FPI, Polisi Gelar Perkara Besok, Siapa Pelakunya Dibuka di Pengadilan
Baca juga: Kisah Pria di Banyumas Yang Kena Sanksi Rp 150 Juta Karena Batalkan Pernikahan, Begini Ceritanya
Dalam konferensi pers, Aprilia Manganang juga dihadirkan dalam videotron secara langsung.
Aprilia hanya melambaikan tangan dan tersenyum.
"Operasi ini yang saya katakan tadi adalah corrective surgery itu istilahnya atau operasi korektif. Jadi tidak ada pergantian kelamin yang bukan administrasi tadi.
Kalau tadi yang akan kita urus ke Pengadilan Negeri Tondano tadi kan administrasi kependudukannya. Tetapi Manganang adalah laki-laki dan tidak ada pergantian secara fisik yang mungkin tadinya dari organ-organ kelamin wanita menjadi pria. Itulah penegasan saya," tegasnya.
Setelah seluruh operasi beres, Andika mengatakan Manganang akan tetap menjadi prajurit TNI AD dan masuk bintara di komunitas ajudan jenderal.
Nantinya, TNI AD akan membantu seluruh proses administrasi yang dibutuhkan Manganang.
"Bagaimana selanjutnya? Selanjutnya Manganang begitu masuk jajaran TNI AD dia menjadi bintara di komunitas ajudan jenderal. Saya akan dengan kondisi ini, maka saya dengan staf akan melakukan evaluasi untuk memberikan tugas yang lebih pas.
Kemungkinan besar kita akan tempatnya di perbekalan dan angkutan atau kesehatan tergantung passion-nya Manganang lebih besar di mana," ungkap Andika.
"Direktur Hukum AD Brigjen Tetty sudah siapkan seluruh dokumen-dokumen untuk membantu Sersan Manganang untuk mendapatkan apa yang diinginkan, yaitu kita penuhi syarat-syarat yang ada pada UU 23/2006 tentang administrasi kependudukan dan kita akan ikuti prosedur itu sehingga kita berharap PN Tondano akan memberikan dan menetapkan perubahan nama dari nama sebelumnya kepada nama yang akan dipilih Sersan Manganang dan orang tuanya dan juga perubahan status jenis kelamin sesuai pasal 56 dari UU 23 itu," tambahnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Viral Aprilia Manganang Prajurit TNI Wanita Berubah Jadi Pria, Ini Kata Jenderal Andhika Perkasa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ksad-jenderal-andika-perkasa-jelaskan-status-aprilia-manganang-terlahir-pria-tapi-alami-hipospadia.jpg)