Bisnis
Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta Sebut Daya Serap Pasar Mulai Meningkat
Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta menilai daya serap pasar mulai mengalami peningkatan selama pandemi berlangsung.
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta menilai daya serap pasar mulai mengalami peningkatan selama pandemi berlangsung.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarya, Yunianto Dwi Sutono menuturkan, permintaan produk di pasar mulai menggeliat.
"Mulai membaik untuk daya serap pasar. Meskipun, belum seperti kondisi normal namun jauh lebih bagus dibandingkan dengan tahun lalu," jelasnya saat dihubungi Tribunjogja.com, pada Selasa (09/03/2021).
Di lain sisi, penerapan PSTKM juga sedikit memberi dampak pada daya beli masyarakat.
Sehingga, untuk saat ini pihaknya terus mengedepankan jalannya protokol kesehatan (prokes) di pasar.
Baca juga: Terdampak PSTKM, Omzet Pedagang Pasar Beringharjo Barat Berkurang 70 Persen
"Agar kondisi tetap bisa membaik, bagi kami prokes harus diterapkan bagi aktivitas di pasar, terutama Pasar Beringharjo yang menjadi tempat wisatawan. Karena, kesehatan dan ekonomi harus berjalan berimbang," tuturnya.
Sementara itu, berdasarkan pantauan Tribunjogja.com, di Pasar Beringharjo Kota Yogyakarta.
Beberapa kios pedagang pakaian sudah mulai didatangi pembeli.
Tak hanya itu, penerapan prokes pun tetap berjalan.
Di mana, adanya rambu-rambu pengingat untuk menerapkan pshysical distancing saat berada di dalam pasar.
Serta, juga disediakan scan barcode untuk pendataan diri agar mempermudah tracing dan tracking apabila terjadi penularan. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/dinas-perdagangan-kota-yogyakarta-sebut-daya-serap-pasar-mulai-meningkat.jpg)