Liga Champions
PSG vs Barcelona - Pantang Lengah, Paris Saint-Germain Waswas Kualitas Barca Balikkan Keadaan
kemampuan Barca membalikkan keadaan menjadi perhatian pelatih PSG Mauricio Pochettino.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
PSG tentu harus waspada jika tidak ingin memori buruk 16 besar Liga Champions 2016-2017 terulang lagi musim ini.
Pada musim itu, PSG di luar dugaan tersingkir karena kalah agresivitas gol tandang dari Barcelona dalam agregat 5-5.
PSG kala itu tidak bisa memanfaatkan keunggulan 4-0 yang didapat pada leg pertama.
Saat bertandang ke Stadion Camp Nou, PSG tak kuasa menahan gempuran Barcelona dan harus tersingkir seusai kalah telak 1-5.
Kekalahan itu terasa lebih menyakitkan bagi PSG karena gol kemenangan Barcelona dicetak oleh Sergi Roberto pada menit ke-90+5.
Itu bukan pertama kalinya PSG tersingkir secara dramatis dari Liga Champions karena kalah agresivitas gol tandang.
Pada musim 2018-2019, PSG juga mengalami nasib yang hampir serupa.
PSG saat itu juga tersingkir dari 16 besar Liga Champions karena kalah agresivitas gol tandang dari Manchester United dalam agregat 3-3.
Pada leg pertama, PSG berhasil mempermalukan Man United di Stadion Old Trafford dengan skor 2-0.
Namun, keunggulan itu disia-siakan PSG setelah kalah 1-3 saat menjamu Man United di Stadion Parc des Princes pada leg kedua.
Sama seperti Barcelona, Man United saat itu juga menyingkirkan PSG melalui gol menit akhir.
Gol penentu kelolosan Man United di Stadion Parc des Princes saat itu dicetak oleh Marcus Rashford melalui tendangan penalti pada menit ke-90+4.
Berkaca dari dua kisah di atas, bukan tidak mungkin Barcelona bisa membalikkan ketertinggalan 1-4 dan menyingkirkan PSG musim ini.
Apalagi, PSG pada leg kedua nanti diperkirakan masih akan tampil tanpa pemain termahal dunia, Neymar Jr, yang saat ini masih menjalani pemulihan cedera otot aduktor paha kiri.
(*/ Tribun Jogja /kompas.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kyliancc.jpg)