Serie A

AC MILAN: Kabar Terbaru Perpanjangan Kontrak Hakan Calhanoglu

Jurnalis dan kolumnis Franco Ordine berspekulasi bahwa Hakan Calhanoglu mungkin telah menandatangani kontrak barunya AC Milan kemarin.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Sempremilan
Hakan Calhanoglu gelandang AC Milan 

Marco Giampaolo didatangkan untuk menggantikan mantan gelandang Diavolo tersebut.

Dan itu dimulai dengan baik untuk Calhanoglu saat dia mencetak gol di pertandingan pertama musim ini melawan Brescia.

Namun, meski mencatatkan beberapa penampilan apik, sebelumnya dia juga kesulitan untuk tampil secara konsisten, seperti anggota tim lainnya.

Era Stefano Pioli

Gelandang AC Milan asal Turki Hakan Calhanoglu (kanan) dan gelandang Argentina Udinese Rodrigo De Paul memperebutkan bola pada pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Udinese dan AC Milan di Stadion Friuli, alias
Gelandang AC Milan asal Turki Hakan Calhanoglu (kanan) dan gelandang Argentina Udinese Rodrigo De Paul memperebutkan bola pada pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Udinese dan AC Milan di Stadion Friuli, alias "Dacia Arena" di Udine pada 1 November 2020. (Andreas SOLARO / AFP)

Rossoneri berada dalam krisis dan benar-benar menjadi bencana besar untuk sebuah klub hingga ada perubahan manajerial lainnya, dengan masuknya Stefano Pioli sebagai pelatih baru.

Perubahan itu tidak langsung terjadi tetapi pada Januari, ketika juru taktik itu beralih ke 4-2-3-1, Calhanoglu dan tim mulai menemukan jalan yang benar.

Sebagai gelandang serang, dalam peran trequartista, dia sepertinya menemukan tempatnya.

Baca juga: AC MILAN 1-1 Udinese: Komentar Pioli tentang Tonali, Donnarumma & Lawan yang Parkir Bus

Kemudian, bukan hal yang sepele, dia langsung mendapatkan kepercayaan dari sang pelatih untuk peran tersebut.

Dalam periode pasca-lockdown, ia tampil luar biasa di semua aspek, ketika menutup musim dengan raihan 11 gol dan 9 assist.

Di awal musim ini, ritmenya bermain tidak berubah. Sebaliknya, Calhanoglu memperoleh kepercayaan yang lebih besar.

Ketika Ibrahimovic absen karena cedera, pemain Turki itu menopang tim di pundaknya, baik dari sudut pandang teknis maupun karakter.

Penalti yang didapat dan diubah di menit akhir melawan Rio Ave adalah simbol pentingnya pemain nomor 10, membawa timnya meraih kemenangan penting.

Namun di paruh pertama musim, ia mencetak enam gol, sebelum terpaksa berhenti karena cedera pergelangan kaki dan kemudian Covid.

Ketidakhadirannya dirasakan, itu pasti, dan tanpa dia di trio penyerang AC Milan telah mengalami kesulitan untuk membobol gawang lawan.

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved