UPDATE Covid-19 Kulon Progo: Tambahan 33 Kasus Baru, 1 Pasien Probable Meninggal
Seorang pasien probable Covid-19 di Kabupaten Kulon Progo dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (3/3/2021).
Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Seorang pasien probable Covid-19 di Kabupaten Kulon Progo dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (3/3/2021).
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo, Baning Rahayujati menjelaskan pasien yang meninggal itu berjenis kelamin laki-laki usia 49 tahun, warga Krembangan, Kapanewon Panjatan, Kabupaten setempat.
"Dia sebelumnya dirawat di RSUD Wates," kata Baning.
Baca juga: Update Covid-19 Rabu 3 Maret 2021: Peta Sebaran 6.808 Kasus Baru hingga Petang Ini, Jabar Tertinggi
Sedangkan terkait dengan penambahan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 hari ini dilaporkan ada 33 orang.
Mereka tersebar di 11 Kapanewon.
Di antaranya Kapanewon Pengasih tujuh orang, Panjatan tujuh orang, Kalibawang empat orang, Wates tiga orang dan Lendah tiga orang.
Selanjutnya Kapanewon Nanggulan tiga orang, Kokap dua orang, Galur satu orang, Sentolo satu orang, Samigaluh satu orang dan Temon satu orang.
"Riwayat penularan mereka, paling banyak memiliki kontak erat dengan pasien sebelumnya ada 15 orang, suspek sembilan orang, skrining pasar tiga orang dan pelaku perjalanan dua orang," terang Baning.
Selain itu, pihaknya juga masih menelusuri riwayat empat pasien lainnya.
Baca juga: Pindah ke Rumah Dinas, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih Akan Ikuti Kegiatan Masyarakat Setempat
Sedangkan pasien yang selesai isolasi sebanyak 27 orang.
Yakni Kapanewon Lendah 17 orang, Pengasih empat orang, Panjatan tiga orang dan Sentolo tiga orang.
Dengan demikian total pasien yang tertular virus corona sebanyak 2.921 orang.
Rinciannya 63 orang isolasi di rumah sakit, 282 orang isolasi mandiri, 1.991 orang selesai isolasi, 526 orang sembuh dan 59 orang meninggal. (scp)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-update-corona-di-daerah-istimewa-yogyakarta.jpg)