Breaking News:

Yogyakarta

Pemda DIY Andalkan PPKM dan Vaksinasi untuk Tekan Laju Penularan COVID-19 di DI Yogyakarta

Pelaksanaan vaksinasi dilakukan melalui dua skema, yakni vaksinasi reguler di tiap fasyankes serta vaksinasi secara massal.

Tribunjogja.com / Yuwantoro Winduajie
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji 

TRIBUNJOGJA, YOGYA - Pandemi COVID-19 di DI Yogyakarta tak kunjung tertangani sejak virus korona pertama kali merebak di Indonesia setahun lalu.

Kendati demikian, menurut Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, tren penambahan kasus positif di wilayah ini mulai dapat ditekan.

Hal itu ditunjukkan dari jumlah kasus harian yang mengalami penurunan dibandingkan beberapa bulan lalu serta angka kesembuhan yang semakin meningkat.

"Kalau kita lihat sampai hari ini untuk kasus yang korona berkaitan dengan konfirmasi positif dan vaksinasi ada perkembangan yang lumayan," terang Aji saat ditemui di kantornya Selasa, (2/3/2021).

Baca juga: Wakapolda DI Yogyakarta Brigjen Slamet Santoso Mengawali Vaksinasi Covid-19 di Mapolda

Aji mengungkapkan, pada momen satu tahun pandemi ini pihaknya tidak melakukan evaluasi secara khusus.

Pasalnya evaluasi telah dilakukan setiap waktu.

"Setiap saat kita evaluasi. Satuan tugas juga melakukan evaluasi secara berkala sesuai bidang tugas masing-masing," terangnya.

Aji juga menyinggung Pemberlakuan Pengetatan Kegiatan Secara Terbatas (PPKM) mikro yang juga berkontribusi pada penurunan angka terkonfirmasi positif.

Sebab, kebijakan itu dapat mengakomodir partisipasi masyarakat di tingkat bawah.

"Maka partisipasi dan kesadaran masyarakat seperti yang selama ini pak gubernur menyampaikan masyarakat sebagai subjek penanganan COVID-19," jelasnya.

Baca juga: Muncul 7 KIPI dalam Vaksinasi Massal di Malioboro, Satu Orang sampai Dirujuk ke Rumah Sakit

Halaman
12
Penulis: Yuwantoro Winduajie
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved