Breaking News:

Ganjar Pranowo Luncurkan Lagu Kagama Bhakti yang Diaransemen Grup Band Padi

Ketua Umum Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Ganjar Pranowo meluncurkan lagu Kagama Bhakti yang diaransemen

Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Ganjar Pranowo meluncurkan lagu Kagama Bhakti yang diaransemenoleh Grup Band Padi Reborn 

TRIBUNJOGJA.COM - Ketua Umum Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Ganjar Pranowo meluncurkan lagu Kagama Bhakti yang diaransemen oleh Grup Band Padi Reborn, Senin (22/2/2021), di Semarang.

Peluncuran cover lagu dari ciptaan alumnus dari Fakultas Pertanian UGM Dika Sri Hapsari ini diharapkan akan mempererat hubungan antar alumni dan memotivasi para almuni untuk mengabdi kepada bangsa, masyarakat dan kemanusiaan.

Baca juga: Besok 7 Zodiak Ini Akan Menghadapi Hari yang Cukup Berat Minggu 28 Februari 2021, Sabar Ya

Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni UGM Dr Paripurna Sugarda mengatakan ide awal pembuatan lagu Kagama Bhakti ini oleh Grup Band Padi Reborn ini berawal dari kegiatan seminar yang dilaksanakan oleh Kagama dan UGM secara daring yang sering menyanyikan lagu tersebut setelah lagu Hymne Gadjah Mada.

“Saya mengamati lagu ini agak sedikit sentimentil, namun setelah dinyanyikan oleh Padi Reborn dengan melodi sangat bagus. Kita ingin mempromosikan kepada teman Kagama bahwa lulusan UGM itu tugas utamanya adalah mengabdi dan situasi pandemi ini protokol kesehatan menajdi cara yang paling efektif memerangi pandemik,” katanya.

Ketua Umum PP Kagama Ganjar Pranowo, menyambut baik dengan diluncurkan lagu Kagama Bhakti ini.

Ia mengusulkan agar lagu itu tidak hanya bernuansa pop namun juga bisa dicover dengan genre musik yang lain sehingga lebih dikenal di kalangan alumni.

Baca juga: Ada 5 Zodiak yang Besok Diliputi Kebahagiaan Minggu 28 Februari 2021, Ada Kejutan Buat Kamu

“Padi nyanyi Kagama Bhakti, lagu ini bagus sekali,” katanya.

Selain peluncuran lagu Kagama Bhakti, Ganjar juga mengapresiasi dengan diserahkannya beberapa alat GeNose yang sudah dipesan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk deteksi dini Covid-19.

“Saya akan memulai dengan 7 rumah sakit dan perkantoran minimal yang mau masuk kantor dicek genose dulu. Saya sudah pesan, Genose baru datang sekarang. Tidak apa-apa yang penting sekarang GeNose sudah menggaung dan sukses. Saya harap ada generasi kedua dari produk ini. Ada kesempurnaan dari teknologi AI, karena ini ada solusi betul dari problem yang kita hadapi saat ini,” ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved