AS vs IRAN: Aksi Militer Pertama Joe Biden dalam Serangan Udara ke Suriah

Pentagon mengatakan serangan itu menghancurkan sejumlah fasilitas dan diperintahkan sebagai tanggapan atas serangan terhadap AS dan personel koalisi d

Tayang:
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
KURDISTAN 24 CHANNEL / AFP
File gambar yang diambil dari saluran TV Kurdistan 24 pada 19 Februari 2021 menunjukkan kerusakan setelah serangan roket dua hari lalu yang menargetkan kompleks militer di dalam bandara Arbil yang menampung pasukan asing yang dikerahkan sebagai bagian dari koalisi pimpinan AS. Militer AS menyerang fasilitas di Suriah timur yang digunakan oleh kelompok bersenjata yang didukung Iran pada akhir 25 Februari 2021, dengan mengatakan pemerintahan baru Presiden Joe Biden mengirim pesan kepada Teheran setelah serangan roket baru-baru ini ke lokasi pasukan AS di Irak. 

Sekretaris Pers Pentagon John Kirby mengatakan serangan itu dimaksudkan untuk menghukum milisi tetapi tidak untuk meningkatkan ketegangan dengan Iran, dengan siapa AS berusaha untuk memperbarui pembicaraan mengenai kesepakatan nuklir yang ditinggalkan oleh mantan Presiden Donald Trump, New York Times melaporkan.

Sejak 2009, AS telah menetapkan Kataib Hezbollah sebagai organisasi teroris, menuduh mereka mengancam perdamaian dan stabilitas Irak.

Pengaruh Iran atas urusan dalam negeri Irak telah tumbuh dengan mantap sejak invasi pimpinan AS yang menggulingkan Saddam Hussein pada tahun 2003.

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved